Fakultas Kedokteran UGM Geger Ajakan ‘Coli’ Massal

images (59)

Ayonews,Yogyakarta

Pesan berantai dengan tajuk “Coli For Caring (CFC)” dan sperma yang dikeluarkan disumbangkan ke Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) bikin heboh masyarakat Yogyakarta.

Isi pesan berantai tersebut yaitu, “Tolong bantu shere… Anda Suka Coli ? Kalau iya mengapa tidak memanfaatkan untuk berbagi ? YA skrg saatnya ! Kita mengundang bro2 yang SERING COLI untuk ikut serta dalam C.F.C ( Coli For Caring ). Daftarkan segera diri kamu untuk mengikuti COLI MASSAL yang akan diadakan pada tanggal 27 Maret 2016. Sperma yang dikeluarkan akan disumbangkan kepada yayasan FKUGM.

Di dalam broadcast message yang tersebar via WhatsApp kali ini juga dicantumkan nomor ponsel yang bisa dihubungi, yaitu 083804052077 (Dani), dan bisa mem-follow akun Instagram @coliforcaring. Saat ditelepon nomor itu tidak aktif. Akun Instagram yang tertera hanya merupakan hashtag.
Beberapa bulan sebelumnya, sebuah pesan juga beredar dengan isi: “Guys, bingung cari uang? Lagi nganggur? Hobi menonton film porno di waktu luang? Manfaatkan kebiasaanmu untuk mencari uang!! Sekarang calon anak kamu yang biasa kamu buang bisa dijadikan uang!! Syarat: Melapor ke asdos PK (patologi klinis FK UGM) atau ke Ajib (08122962999). Sampel dikeluarkan maksimal satu jam sebelum jam praktikum, container harap diambil dulu di lab PK lantai 5. Masturbasi bisa dilakukan di ruangan khusus di lantai 5 atau bisa di tempat tinggal pribadi, asal sampel dibawa tidak lebih dari satu jam setelah pengeluaran. Insentif fresh money sebesar 50rb setelah mengumpulkan sampel diambil di TU PK lantai 5. Cuma bantu temen di klinik.

Pihak Fakultas Kedokteran UGM sendiri membantah ada ajakan nyeleneh tersebut. Kepala Humas dan Protokoler UGM Iva Ariani menegaskan bahwa pesan berantai tersebut bukan dari UGM. Acara tersebut juga bukan diselenggarakan oleh UGM dan tidak pernah ada.
“Bukan, acara itu bukan diselenggarakan oleh UGM. Dan, tidak akan pernah ada acara seperti itu,” tegas Iva Ariani, Jumat (11/3/2016).

Evi mengungkapkan, pesan seperti itu sudah yang kedua kalinya. 
Lanjut Iva, pihaknya sudah melaporkan hal itu kepada para pejabat di UGM.

“Ya, memang sudah yang kedua kalinya, saya sudah laporkan ke atasan. Tapi yang pasti, acara itu tidak pernah ada di UGM,” pungkasnya.(***)

To Top