Ibukota

Tujuh Petugas PPSU Dinilai Tak Lulus Kinerja Terancam Menjadi Pengangguran

Penulis: Dedy Budiman
Jakarta, Ayonews.com
Sebanyak tujuh orang PPSU (petugas penanganan prasarana dan sarana umum) di Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dinilai tak layak kerja berdasarkan penilaian kinerja.

Akibatnya tujuh orang PPSU itu terancam menjadi pengangguran. Pasalnya, per Januari 2022 ke tujuh orang PPSU tersebut sudah tidak boleh bekerja lagi di Kelurahan Kedoya Selatan.

Padahal ketujuh orang itu rata-rata sudah lama menjadi PPSU. Bahkan ada yang sudah belasan tahun menjadi PPSU di Kelurahan Kedoya Selatan tersebut.

“Saya sudah belasan tahun menjadi PPSU. Pagi-pagi sekali mulai kerja, kadang-kadang mulai dari Subuh. Tetapi sekarang saya tidak boleh melamar kembali menjadi PPSU. Kecewa banget saya,” kata salah seorang PPSU yang tidak lulus penilaian kinerja seraya berharap dirinya bisa kembali diterima menjadi PPSU di Kelurahan Kedoya Selatan, kepada wartawan.

Ditemui di kantornya, Lurah Kedoya Selatan, Marwan Sa’ari menyatakan, penilaian kinerja PPSU dievaluasi selama satu tahun.

“Kinerja dinilai selama satu tahun. Ketujuh orang PPSU tersebut nilai kinerjanya di bawah 75,” kata Marwan pada Kamis (16/12/2021) didampingi Titin Anita, Kasi Prasarana, Sarana dan Kebersihan Umum Kelurahan Kedoya Selatan.

Penilaian kinerja PPSU, tambah Marwan, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta 125 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Pergub No 212 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan.

Untuk pendaftaran PPSU tahun ini, lanjut Marwan, dibuka selama tiga hari kerja, dari tanggal 16 sampai 20 Desember 2021.” Untuk PPSU yang nilainya di bawah 75 akan diberi kesempatan 3 bulan ke depan.

“Setiap 3 bulan akan dievaluasi kinerjanya,” ujarnya.

Adapun tujuh orang PPSU Kelurahan Kedoya Selatan yang dinilai tak layak kerja berdasarkan penilaian kinerja adalah, AS, Sut, JS, AS, Sum, SJ dan War.

Keanehan terjadi ketika data tujuh orang PPSU yang nilai kinerjanya di bawah 75 berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan pihak Kelurahan Kedoya Selatan, ternyata NIK (nomer induk kependudukan) salah seorang PPSU tersebut yang ada dalam pengumuman yang dikeluarkan pihak kelurahan Kedoya Selatan berbeda dengan NIK yang ada di KTP nya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top