Gaya Hidup

Spa Peranakan Semarang, dapat Mengetahui Kondisi Kesehatan Melalui Tekanan, Rabaan dan Getaran

Penulis: Dedy Budiman

Ayonews, Jakarta
Peranakan Semarang adalah salah satu etnis di Indonesia yang asal usul leluhurnya berasal dari Tiongkok.

Biasanya mereka menyebut dirinya dengan istilah tenglang (hokkien), tengnang (tiochiu) atau thongnyin (hakka).

“Peranakan” berasal dari kata anak. Artinya melahirkan anak. Anak-anak dari pernikahan campuran, lahir di Indonesia dan sebagian besar berdarah campuran,” terang .pengajar dan penguji therapist spa nasional, Yoyoh R. Tambera saat membuka diskusi rutin Indonesian Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2021 secara virtual di Jakarta.

Terkait dengan ethno spa, Yoyoh mengungkapkan, Spa Peranakan Semarang itu terdiri dari pemijatan, body wrap dan perawatan rambut.

“Filosofi spa peranakan ini berfungsi melindungi kulit tubuh terhadap trauma mekanis, termis, kimiawi, mikrobiologi dan sinar matahari atau sinar ultra violet,” jelasnya.

Dari praktik yang biasa dilakukan, lanjut Yoyoh,  spa peranakan bisa dijadikan  alat untuk menentukan kondisi seseorang.

“Sebagai alat perasa untuk mengetahui apakah tubuh seseorang mengalami sakit, panas, dingin dengan menggunakan tekanan, rabaan dan getaran,” tambahnya.

Selain itu, sambungnya, spa peranakan dalam prosesnya dapat  mengeluarkan zat-zat tertentu (ekresi) melalui keringat. Menyerap zat-zat tertentu, terutama zat-zat yang larut dalam lemak dapat diserap ke dalam kulit melalui susunan pilosebasea.

“Bisa menggunakan garam dapur, yodium, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Dalam perawatan peranakan juga juga memiliki fungsi melancarkan pernafasan dan mengatur suhu tubuh ideal. “Melalui proses pemijatan bisa menyerap oksigen (O2) dan mengeluarkan karbondioksida /asam arang (CO2). termasuk mengatur suhu tubuh melalui keringat.

Panas matahari atau ultraviolet juga berpengaruh pada kesehatan tubuh. Karena sinar matahari mengandung  ergosterol. Dengan proses spa peranakan ini, ergosterol dapat diubah menjadi vitamin D.

“Selain itu juga mengatur pembentukan pigmen. Terdapat melanosit penghasil melanin (zat warna kulit),” tembahnya.

Untuk pemijatan itu sendiri, Yoyoh mengungkapkan, ada 5 gerakan dasar dalam spa peranakan. Pertama, mengusap (efflurage/strocking). tekniknya, gerakan mengusap dengan menggunakan telapak tangan atau bantalan jari tangan.

“Gerakan ini dilakukan sesuai dengan peredaran darah menuju jantung maupun kelenjar-kelenjar getah bening. Manfaat gerakan ini untuk merelaksasi otot dan ujung-ujung syaraf,” ujarnya.

Kedua, meremas (petrisage). Gerakan memijit atau meremas menggunakan telapak tangan atau jari-jari tangan. Teknik ini digunakan di area tubuh yang berlemak dan jaringan otot yang tebal.

Ketiga, friction. Gerakan melingkar kecil-kecil dengan penekanan yang lebih dalam menggunakan jari atau ibu jari.

“Gerakan ini hanya digunakan pada area tubuh tertentu yang bertujuan untuk penyembuhan ketegangan otot akibat asam laktat yang berlebihan,” tambahnya.

Keempat, menggetar (vibration). Gerakan menggetar ini ditimbulkan oleh pangkal lengan dengan menggunakan telapak tangan ataupun jari-jari tangan.

Kelima, memukul (tapotement/ tapotage). gerakan yang dilakukan dengan menepuk atau memukul. Siifatnya merangsang jaringan otot, dilakukan dengan kedua tangan bergantian. Untuk memperoleh hentakan tangan yang ringan agar tidak merasakan sakit. Tapi dapat merangsang sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan fleksibilitas pergelangan tangan.

“Tapotement tidak boleh dikenakan pada area yang bertulang menonjol ataupun pada otot yang tegang serta area yang terasa sakit atau nyeri,” terangnya.

Untuk lebih mendalam memahami dan mengetahui teknik pemijatan dalam spa peranakan ini juga diperlukan pengetahuan tentang anatomi tubuh.

“Beberapa bagian yang menjadi sasaran dalam teknik pemijatan peranakan ini adalah cervical vertebrae (tulang belakang 7 ruang), thoracix vertebrae (tulang punggung 12 ruas), lumbal vertebrae (tulang pinggang 5 ruas), 4 ruas tulang ekor bersatu (koksigae
sacrum).

Sementara untuk urutan pemijatan ada dua langkah. Pertama dari posisi belakang berupa pemanasan, pijat punggung, pijat kaki. Sedangkan untuk posisi depan dimulai dengan pijat kaki, pijat tangan, pijat perut, V totok, pijat dada, pijat kepala, pijat duduk.(***)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top