Hukum

Perseteruan Gus Idris Vs Zulham, Ustaz NU Minta Polisi Ambil Langkah Restorative Justice

Penulis:Dedy Budiman

Ayonews, Jakarta

Perseteruan dua warga Nahdliyyin, yaitu Idris Al-Marbawy alias Gus Idris dengan Zulham Akhmad Mubarrok (Zulham) belum selesai. Bahkan, sudah masuk ke ranah hukum sehingga mengundang keprihatinan banyak pihak.

Salah seorang Ustaz NU, Ustaz Rakhmad Zailani Kiki mengatakan bahwa perseteruan keduanya ini sangat, sangat memalukan.

“Selain kasusnya hanya kesalahpahaman, keduanya juga adalah Nahdliyyin, ” kata Ustaz yang akrab disapa Ustaz Kiki.

Jika si pelapor, Zulham, memenangkan perseteruan ini di dalam proses hukum, lanjutnya, itu bukan kemenangan. Tapi aib buat NU.

“Si pelapor, Zulham adalah pengurus NU di Malang, si terlapor adalah kiai muda NU yang punya pondok pesantren. Apa ini tidak sangat memalukan buat NU?” ujarnya.

Menurut Ustaz Kiki, perseteruan keduanya ini hanya urusan konten video yang sudah diklarifiasi oleh terlapor, Gus Idris bahwa video itu hanya untuk hiburan.

Ustaz Kiki meminta kepada pihak kepolisian agar dapat menyelesaikan perseteruan keduanya ini dengan restorative justice, mendamaikan keduanya, tidak usah sampai ke pengadilan.

Seperti diketahui, laporan Zulham Akhmad Mubarrok bermula dari konten video Gus Idris di YouTube tentang Nyi Ronggeng yang kemudian dipermasalahkan karena judul videonya diubah menjadi penembakan seorang kiai yang dianggap memfitnah kiai NU.

Gus Idris sendiri sudah mengklarifikasi bahwa pemberian judul penembakan seorang kiai bukan dari dirinya.

“Gus Idris ini memang seorang konten kreatif yang sering membuat video-video dakwah dengan materi dan cara yang berbeda. Seakan-akan konten videonya adalah peristiwa nyata, padahal itu setingan dan hanya untuk dakwah dan hiburan semata, ” jelasnya.

Ustaz Kiki menjelaskan bahwa di masyarakat, ada obyek dakwah atau mad`u yang memang senang dan kena jika didakwahi dengan model video begini.

“Mereka ini yang digarap oleh Gus Idris. Tapi, yang nonton ada yang baperan, anggap beneran, tersinggung, lalu melaporkan. Ini kan salah. Harusnya tabayyyun dulu dong ke Gus Idris,” tutupnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top