Gaya Hidup

Luangkan Waktu di Masa Pandemi dengan Kegiatan Seni Meracik Aromatherapy

Penulis: Dedy Budiman
Ayonews, Jakarta
Di masa pandemi, segala cara harus terus dilakukan agar tubuh tetap terlihat segar, sehat dan bugar. Selama bertahan di rumah, Anda perlu menerapkan pola hidup yang baik agar terhindar dari paparan virus Covid-19 atau penyakit lainnya.

Salah satu kegiatan yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan kebosanan terus-terusan di rumah adalah dengan memanfaatkan essential oil untuk dijadikan sebagai seni meracik aromatherapy.

“Di tengah pandemi ini, justru orang banyak yang mencari essential oil agar tetap sehat dan bugar,” terang Ketua Indonesia Wellness Spa Professional Association (IWSPA), Dian Maulana Said, dalam acara Indonesian Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2021, Rabu (8/9/2021) di Jakarta.

Selain untuk kebugaran dan kesehatan, dalam acara yang digelar secara virtual itu Dian menjelaskan, selama masa pandemi, essential oil juga bisa dipakai sebagai kegiatan seni. Yakni, seni meracik aromatherapy.

Meski demikian, seni meracik ini bukannya mudah. Butuh keahlian dan biaya yang lumayan. Selain itu juga harus memiliki kemampuan dalam menakar campuran dari berbagai jenis essential oil agar menghasilkan aromateraphy sesuai selera yang diiginkan.

Dian membagi seni meracik aromatherapy ini dalam tiga model, yakni top note, middle note, dan base note.

Top note ini  biasanya menggunakan citrus essential oil. Essential oil jenis ini daya menguapnya lebih cepat, antara 1 menit sampai 20 menit. Manfaat dari tipe pertama ini untuk menyegarkan, menyelaraskan pikiran dan mengaktifkan mental,” tuturnya.

Kedua, middle note dengan kecepatan penguapan sedang antara 20 menit sampai 1 jam. Fungsinya untuk menenangkan, menyelaraskan, menyeimbangkan dan mengaktifkan raga.

“Ketiga adalah base note. Kecepatan penguapannya sangat lambat, antara 1 jam – 2 jam. Base note ini memiliki fungsi untuk memusatkan pikiran, merilekskan, menguatkan dan memantapkan tubuh,” urainya.

Apa saja peralatan dan bahan yang diperlukan untuk meracik sendiri essential oil menjadi aromatherapy?

Dian mengungkapkan, pertama siapkan botol kosong (sebagai wadah pencampur) berwarna gelap, gelas ukur,pipet,minyak dasar (base oil) sesuai kebutuhan, minyak atsiri sesuai manfaat yang diinginkan.

“Nah, soal pemilihan minyak atsiri ini harus memperhatikan tingkat penguapannya. Ada tiga jenis tingkat penguapan seperti yang disebutkan tadi,” katanya.

Untuk proses meracik itu sendiri, lanjut Dian, tentu saja harus tepat. Misalnya pencampuran aromatherapy dengan langsung dioleskan ke tubuh, dicampur dengan air, dicampur dengan minyak, dicampur dengan cream, dll.

“Namun perlu diingat bahwa saat meracik minyak essential oil dengan minyak pembawa (carier oil), penting untuk mengetahui panduannya. Harus mengerti takarannya, wadahnya, jenis essential oil-nya dan juga uji coba aroma yang dimix sesuai yang diinginkan.

Dian mengingatkan, ketika wewangian yang dihasilkan sudah sesuai selera, Anda harus menahan keinginan untuk tidak terlalu banyak mengotak atik yang sudah dihasilkan. “Wanginya bisa berubah kalau diotak atik,” ingatnya.

Seni meracik yang sudah dihasilkan, sambung Dian, sudah pasti banyak bermanfaat untuk kesegaran, kebugaran dan kesehatan tubuh Anda. Racikan tersebut bisa dipakai sebagai kompres saat mengalami demam atau kram otot.

“Bisa juga difungsikan sebagai inhalasi untuk mengatasi flu dan batuk. Caranya dengan diuapkan atau dihirup. Bisa juga dipakai sebagai body oil yang langsung dioles ke bagian tubuh,” ungkapnya.

Bahkan, dalam pengaplikasiannya, racikan aromatherapy itu bisa dipakai juga untuk campuran air berendam saat mandi untuk kesegaran tubuh atau dibakar sebagai diffuser, burner dan vaporizer.

“Bisa juga diaplikasikan ke minyak pijat (massage oil) saat Anda melakukan proses pemijatan. Atau hanya sekadar sebagai wewangian dengan sekadar diteteskan di tisu,” jelasnya.

Mahal
Dian menjelaskan beberapa manfaat yang bisa dirasakan dari essential oil. Pertama, essential oil kaya akan konsentrat tanaman.

Essential oil tidak mengandung asam lemak seperti minyak pada umumnya. Karena dalam proses pembuatan essential oil dibutuhkan bahan baku tanaman dalam jumlah besar dan banyak,” ujarnya.

Jadi, lanjut Dian, harga essential oil jadi mahal karena membutuhkan banyak bahan baku tanaman.

”Untuk memperoleh 1 kilogram essential oil mawar Bulgaria misalnya, diperlukan bahan baku berupa bunga mawar segar sebanyak dua ton,” paparnya.

Sementara untuk menghasilkan 1 kilogram minyak melati (jasmine) diperlukan 8 juta kuntum bunga melati segar.

Essential oil adalah minyak konsentrat yang dihasilkan dari berbagai bagian tumbuhan. Seperti dari batangnya, daun, bunga, buah, biji, kulit, dan sebagainya. Proses pembuatannya pun memiliki tahapan spesifik dan penelitian yang mendalam,” urainya.

Diungkapkan Dian, essential oil dengan kualitas terbaik, tidak membutuhkan pemakaian yang berlebihan. Karena dia memiliki konsentrat dan khasiat yang tinggi,” tambahnya.

Penggunaannya hanya membutuhkan 1-6 tetes atau lebih tergantung masalah yang dialami, sesuai dengan berat badan, dan umur seseorang yang menggunakan.(***)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top