Hukum & Kriminal

Wow, Sindikat Prostitusi Wanita Belia Seharga 20 Juta di Bandara Soetta Libatkan Pemimpin Maskapai

Penulis: Ronald Tanamas
Ayonews, Jakarta
Kisah perdagangan manusia (trafficking) ini sudah terjadi sejak jaman batu. Setiap ada kehidupan manusia, di situ ada praktik haram tersebut. Baik terbuka, maupun bergerak senyap.

Tak hanya di kota-kota besar, tapi juga hingga ke pedalaman. Bahkan kini merambah Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

SP, inisial pria yang pernah bekerja di salah satu maskapai penerbangan, mengaku pernah menjadi pelaku perdagangan manusia demi bisnis haram ke luar negeri melalui Bandara Soekarno Hatta.

Pria yang kini berusia 42 tahun dan memiliki perusahaan kargo di bilangan Jakarta Barat itu menyebutkan pernah menjual wanita berusia belasan tahun.

“Untuk menghindari sergapan atau pemeriksaan polisi, kami selalu menjemput wanita-wanita belasan tahun itu pukul 04.00 WIB. Kami jemputnya di sebuah rumah di bilangan Cililitan,” kata SP kepada wartawan di kantornya di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

SP menyebutkan saat menjemput wanita belia di rumah kontrakan dengan menggunakan mobil pribadi yang dimilikinya. SP menjelaskan ada 11 wanita yang dijemputnya saat itu. Dan usia para wanita itu berkisar 15-17 tahun.

“Saat itu total jumlah wanita yang dijemput berjumlah 11 orang dan usianya mereka masih belasan tahun. Bahkan kalau masih ada kesempatan untuk ‘dipakai’ ya dilakukan dulu,” kata SP mengenang tindakan biadabnya.

SP menjelaskan saat dijemput, belasan wanita muda itu diubah penampilannya mirip seperti turis yang akan pergi berlibur ke luar negeri.

Dia menambahkan dengan berpenampilan trendi laiknya turis bisa mengelabui petugas jaga yang ada di bandarq Soetta.

“Mengubah penampilan itu untuk
Menghindari kecurigaan dan banyaknya pertanyaan dari petugas jaga. Status dan paspornya jelas sebagai TKI,” katanya.

SP menjelaskan tugasnya hanya menjemput dan mengantar sampai parkiran mobil di bandara. Selanjutnya sudah ada beberapa orang yang bertugas membawa para wanita muda belasan tahun tersebut sampai ke dalam pesawat.

“Sesampainya di bandara sudah ada beberapa orang lagi yang menjemput termasuk diantaranya ada petugas dari imigrasi dan dari orang maskapai yang digunakan untuk mengantar belasan wanita muda itu,” katanya lagi.

SP menyebutkan belasan wanita yang dijemputnya itu akan dibawa sampai negeri Singapura. Setelah itu akan ada kelompok lagi yang akan mengurus nasib belasan wanita tersebut.

“Tugasnya dari sini (Jakarta) hanya mengantar mereka sampai Singapura. Selanjutnya akan ada kelompok lain lagi yang akan membawa mereka ke negara-negara yang akan dituju. Jika tidak salah satu negara tujuannya itu Afrika,” katanya lagi.

SP menjelaskan, harga wanita belia per-kepala itu senilai Rp 20 Juta. Mulusnya bisnis biadap itu tentu melibatkan banyak pihak. Selain imigrasi tentu petugas maskapai di bandara Soetta juga terlibat. Bahkan diduga salah satunya saat ini menjabat sebagai pemimpin di maskapai airlines.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top