Megapolitan

Federasi PLKB Indonesia Tagih Janji Jokowi Mau Angkat 9600 PLKB jadi PNS

Penulis: Dedi Budiman
Ayonews, Jakarta
Federasi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Indonesia mendesak pemerintah segera mengangkat para pegawai PLKB menjadi PNS.

“Sesuai dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo terhadap sekitar 9.600 Pegawai PLKB Se-Indonesia yang sudah mempunyai masa kerja dan pengabdian selama ini di seluruh daerah di Indonesia, ” ujar Ketua Umum Federasi PLKB Indonesia Ni Ketut Adriyani, Senin (29/3/2021) usai menggelar aksi bersama enam ratusan PLKB dari perwakilan 19 provinsi di depan kantor BKKBN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut Ni Ketut, selama ini PLKB yang berkerja di tingkat desa atau kelurahan tidak mendapatkan keadilan serta perlindungan yang layak dari pemerintah.

Apalagi, lanjutnya, pada April 2021 ini akan ada Pendataan Keluarga (PK 2021) yang merupakan program kerja dari BKKBN dan dilakukan oleh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

“Tapi apakah semua ini bisa berhasil dengan baik, sedangkan mayoritas PLKB Non PNS mengalami kecemasan rutin setiap tahunnya. Ketika masa kontrak kerja menjelang habis, mereka takut tidak diperpanjang, sedangkan beban tugas cukup berat,” tambahnya.

Karena itu, Ni Ketut mendesak pemerintah harus segera mengambil langkah cepat dalam memenuhi kepentingan anak bangsa ini.

Seperti diketahui, pendataan PK 2021 ini merupakan pendataan dasar untuk menentukan Indeks Pembangunan Keluarga Indonesia. Sementara PLKB menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program Bangga Kencana.

“Saya berharap, untuk kali ini BKKBN bisa berkomitmen memperjuangkan nasib PLKB. Kami pun menuntut agar pemerintah memastikan pengangkatan PLKB agar mendapatkan keadilan dan hak kepastian kerja, tanpa diskriminasi dan pembatasan usia,” tuturnya.

Soal hak kepastian kerja ini, sambung Ni Ketut, sangat mendesak, sekaligus melepaskan belenggu teror berkepanjangan yang dialami para PLKB. Intimidasi serta diskriminasi yang kerap PLKB Non PNS dapatkan, bahkan pungli serta arogansi birokrasi di lapangan.

“Keberadaan kami ini sudah diketahui Presiden Joko Widodo. Bahkan ketika Rakornas Bangga Kencana  pada 28 Januari 2021, Jokowi sudah memberikan intruksi kepada Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo untuk mempersiapkan sekitar 9.600 PLKB Non PNS agar bisa menjadi PNS,” terangnya.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top