Gaya Hidup

Kepergok Ritual Bugil di Tengah Kebon, Ini Alasan Sang Pemimpin… 

 

Reporter: Michael

Ayonews, Pandeglang
Sebuah video yang memperlihatkan belasan orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tanpa busana duduk berbarengan di sebuah kebun atau tanah kosong yang rimbun dengan tanaman liar.

Belasan orang itu terlihat seperti sedang melakukan ritual tanpa busana. Dalam video berdurasi 30 detik itu, terdengar suara perekam yang heran dengan aksi belasan orang dari berbagai usia.

“Aliran naon ieu teh aduh…? (Aliran apa ini ya, aduh…?) ” ucap si perekam yang videonya viral pada Kamis (11/3/2021).

Di video lain yang berdurasi 32 detik, belasan orang yang diduga melakukan ritual tersebut dikumpulkan di sebuah halaman rumah.

Tampak seorang anggota polisi berseragam berada di belakang mereka. Terdengar pula seorang perekam video mewawancarai sekelompok warga tersebut.

“Dengeukan yah, Senyata-nyatana ngagelarkeun alam dunia, aing saksina, aing anakna, aing bapana, bapana, aing indungna. Terus terang bae ieu perjalanan hidup ayena kitu (dengerin yah, senyata-nyatanya digelarnya alam dunia ini, saya saksinya, saya anaknya, saya bapaknya, saya ibunya. Terus terang saja perjalanan hidup saat ini begitu), ” ujar seorang pria yang diduga sebagai pemimpin ritual saat ditanya alasan menggelar ritual nyeleneh tersebut.

Ritual yang bikin geger warga itu belakangan diketahui terjadi di Desa Karang Bolong, kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Namun belum diketahui kapan video itu dibuat.

Aksi ritual itu dikecam Ketua MUI Karang Bolong M Supadi. Menurutnya, ritual tersebut meresahkan warga. Karena itu ia mendesak polisi untuk mengusut belasan warga yang melakukan aksi di luar norma masyarakat.

“MUI Desa Karang Bolong mendukung pihak Polri untuk menangani aliran sesat di desa kami dan kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, ” kata Supadi.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumadi membenarkan adanya ritual di luar norma masyarakat yang terjadi di wilayah Pandeglang.

“Sedang ditangani Polres Pandeglang, ” ucapnya melalui pesan whatsapp.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top