Hukum & Kriminal

Terkait Penangkapan Kapolsek Pesta Narkoba Bersama 11 Anggotanya, IPW Minta Para Pelaku Dihukum Mati

Penulis: Maruli Siahaan
Ayonews, Jakarta
Fenomena baru sedang melanda jajaran aparat kepolisian ketika seorang Kapolsek perempuan memimpin anak buahnya “pesta” narkoba hingga akhirnya terciduk bareng.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menilai, apa yang dilakukan Kapolsek wanita di Bandung itu adalah tantangan bagi kapolri baru Listyo Sigit Prabowo bahwa narkoba bukan hal main main lagi.

“Narkoba sudah menggerogoti jantung kkepolisia, ” katanya di Jakarta, Sabtu (20/2/2021)

IPW melihat kasus polisi terlibat narkoba selalu berulang. Namun inilah yang pertama kali ada serombongan polisi ditangkap karena terlibat narkoba dan “pesta” narkoba itu dipimpin seorang Kapolsek wanita.

Menurutnya, ke 12 polisi yg menggunakan narkoba itu seperti gerombolan mafia narkoba yg sedang beraksi.

“Dipimpin bosnya, seorang Kapolsek wanita. Bagaimana pun kasus yg sangat memalukan ini merupakan pukulan telak bagi polri, khususnya bagi Kapolri baru,” tambahnya.

IPW berharap kasus ini diusut tuntas agar diketahui apakah ke 12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa barat atau hanya sekadar pemakai.

“Tapi mengingat jumlah mereka begitu banyak, patut diduga mereka adalah sebuah sindikat. IPW berharap dalam proses di pengadilan ke 12 polisi itu dijatuhi vonis hukuman mati karena sudah mempermalukan institusi polri dan mencederai rasa keadilan publik, ” paparnya.

Saat ini, lanjutnya, anggota Polri Sangat rawan terlibat narkoba. Bahkan kerap menjadi inceran para bandar untuk memanfaatkannya baik sebagai beking maupun pengedar atau pemakai.

“Sebab dari tahun ke tahun jumlah polisi yg terlibat narkoba terus bertambah. Hal ini dikarenakan uang yg didapat dari peredaran narkoba adalah dana segar yg gurih dan para bandar tak segan segan memberikan dana segar itu untuk oknum polisi asal bisnisnya lancar, ” jelasnya.

Mengingat anggota polri sangat rawan terlibat narkoba, Neta meminta, Mabes Polri perlu menerapkan pengawasan berjenjang.

“Setiap atasan harus mengawasi sikap, prilaku dan kinerja bawahannya. Begitu ada yang terindikasi terlibat narkoba langsung dipecat dan diarahkan untuk kena hukuman mati. Tujuannya agar narkoba tidak menjadi momok dan bahaya laten bagi institusi kepolisian, ” tandasnya.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top