Hukum & Kriminal

Kembali Terjerat Narkoba & Terancam 12 Tahun Penjara, Ridho Rhoma: Saya Mau Sembuh, Saya Minta Maaf

Penulis: Michael

Ayonews, Jakarta
Satresnarkoba Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok berhasil dipercaya Ridho Rhoma pada Kamis (4/2/2021) di sebuah apartemen, Jakarta Selatan.

Info tersebut bermula dari laporan masyarakat adanya tindak pidana penyalagunaan / peredaran narkotika di wilayah Tanjung Priok kemudian bergeser ke sekitaran apartemen Fraser Residence Sudirman, Jakarta Selatan.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, dipimpin oleh Kasatresnarkoba dan Kanit I Satresnarkoba meringkus Ridho dan 3 orang lainnya. Serta ditemukan barang bukti dalam bungkus rokok Ridho berupa 3 butir ekstasi.

Pada pers yang dilakukan oleh Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok, diwakilkan oleh Kombes Pol Yusri Yunus (Kabid Humas Polda Metro Jaya) di halaman Polres Pelabuhan menjelaskan, jika penangkapan tersebut didasari atas laporan masyarakat di wilayah Tanjung Priok, kemudian dilakukan pengembangan oleh tim hingga wilayah Jakarta Selatan. Senin, (8/2/2021) pukul 10.30 WIB.

“Pasti publik bertanya-tanya, kenapa sejak penangkapan tanggal 4 Februari 2021, kami baru menggelar persekutuan hari ini? Sebenarnya kami masing-masing mengumpulkan bukti terlebih dahulu, baru kami sampaikan ke publik agar semua jelas,” ucap Yusri, saat menunjukkan pers.

Kepada petugas, Ridho membeli pada seseorang dengan inisial M dan menggunakan barang haram itu waktu ada acara di Bali.

Sementara pelaku berinisial M, saat ini menjadi pengembangan oleh pihak kepolisian. Kasus narkoba ini untuk kedua kalinya menjerat Ridho Rhoma. Publik figur ini pernah tersangkut kasus yang sama pada Juni 2016.

Dalam pers tersebut Ridho permintaan maaf atas kegagalan dalam berjuang melawan ketergantungan pada narkotika. Dirinya meminta maaf juga kepada orang tua, rekan kerja, penggemar dan juga masyarakat Indonesia.

“Saya mau sembuh ….. saya minta maaf yang sebesar-besarnya.” tutur Ridho saat ditanya waktu pertunjukan pers digelar.

Menurut Yusri, lasal yang disangkakan kepada MR, Pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan maksimal 12 Tahun penjara.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top