Nasional

Dengan Jarak Luncur Maksimum 1.000 Meter, Merapi Muntahkan Lava Pijar Sebanyak 6 Kali

 

Ayonews, Jawa Tengah
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jogja hingga saat ini masih cukup tinggi.

Menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode pengamatan Senin (8/2/2021) pukul 00:00-06:00 WIB teramati guguran lava pijar sebanyak 6 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke Barat Daya (hulu Kali Krasak dan Boyong).

Badan Geologi, PVMBG mengatakan, tingkat aktivitas Gunung Merapi berada di Level III (Siaga) sejak 5 November 2020 pukul 12:00 WIB. Gunung Merapi (2.968 m dpl) mengalami erupsi tidak menerus. Letusan terakhir terjadi pada 21 Juni 2020 dengan tinggi kolom erupsi 6.000 meter di atas puncak. Warna kolom abu teramati kelabu.

Pada periode pengamatan Minggu (7/2/2021), Gunung Merapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah timur.

Teramati pula guguran dan guguran lava pijar 10 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke Barat Daya (hulu Kali Krasak dan Boyong). Melalui rekaman seismograf pada 7 Februari 2021 tercatat:

79 kali Gempa Guguran

1 kali Gempa Hembusan

8 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak

2 kali Gempa Tektonik Jauh

Sementara itu, VONA terakhir terkirim kode warna ORANGE, terbit pada 9 Januari 2021, pukul 09:29:00 WIB. Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 3.168 meter di atas permukaan laut atau sekitar 200 di atas puncak.

Berikut aktivitas terkini Gunung Merapi

Periode pengamatan

08-02-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),

Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,

Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat, barat daya, selatan, timur. Suhu udara 13.5-26 °C, kelembaban udara 66-89 %, dan tekanan udara 625-708.5 mmHg.

Visual

● Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

● Teramati guguran lava pijar 6 kali dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke Barat Daya (hulu Kali Krasak dan Boyong).

Kegempaan

■ Guguran

(Jumlah : 26, Amplitudo : 3-18 mm, Durasi : 12.3-118.4 detik)

■ Hybrid/Fase Banyak

(Jumlah : 1, Amplitudo : 3 mm, S-P : 0.3 detik, Durasi : 7.2 detik)

Kesimpulan

Tingkat Aktivitas G. Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya – upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi G. Merapi yang terjadi saat ini.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dr puncak G. Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

7. Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G.Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top