Hukum

Terkait Peristiwa Tol KM 50, Pernyataan Abdullah Hehamahua Desak Kapolri Memecat Kapolda Metro Jaya itu Sesat

Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Muhammad Rofii Mukhlis alias Gus Rofi

Ayonews, Jakarta
Pernyataan mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua beberapa waktu lalu yang meminta Kapolri memecat Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran terkait tewasnya 6 laskar FPI di tol KM 50, dinilai tidak tepat.

Demikian pernyataan Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Muhammad Rofii Mukhlis alias Gus Rofi dalam rilis yang diterima Redaksi.

“Permintaan Abdullah Hehamahua itu penuh kesesatan,” jelas Gus Rofi, Jumat (5/2/2021).

Gus Rofi menuturkan, ada beberapa poin kesesatan berpikir dari pernyataan Abdullah Hehamahua ini. Pertama, pernyataannya yang menilai beberapa keganjilan dalam pengusutan kasus itu seperti tidak ada pemasangan police line di tempat kejadian perkara (TKP).

“Abdullah Hehamahua juga mengatakan tidak ada upaya dari polisi untuk mendapatkan barang bukti sebanyak-banyaknya dan yang terjadi malah para saksi mata mendapatkan tekanan dan lain-lain. Ini kan sudah terbentahkan oleh hasil investigasi Komnas HAM, ” jelas Gus Rofi.

Kedua, lanjut Gus Rofi, pernyataan yang disampaikannya tidak berdasarkan fakta dan barang bukti serta penuh fitnah.

“Ketiga, dia (Abdullah Hehamahua) tidak mempunyai itikad baik untuk bersikap obyektif dengan melakukan klarifikasi atau tabayyun atas tuduhan-tuduhannya tersebut kepada kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Menurutnya, pernyataan Abdullah Hehamahua tersebut telah menjadi viral dan dapat menjadi fitnah serta menyesatkan masyarakat.

“Sangat membahayakan bagi penegakan hukum dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu BKN menuntut kepada Abdullah Hehamahua untuk mencabut pernyataannya itu,” tambahnya.

Gus Rofi juga meminta Abdullah Hehamahua melakukan klarifikasi atau tabayyun kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam hal ini Polda Metro Jaya sebagai bukti tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik.

“Kalau tabayyun dilakukan, Abdullah Hehamahua turut berkontribusi dalam meniaga suasana kehidupan yang kondusif dan turut menjaga dan merawat NKRI,” tandasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top