Ibukota

Plh Wali kota Jakpus Cek Pompa Baru, Warga Pesimis Bisa Kendalikan Banjir

Reporter: Irvan Siagian

Ayonews, Jakarta
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengecek pemasangan pompa buatan Yunani di Posko Siaga Bencana Rumah Pompa Jati Pinggir II, (BKB) Banjir Kanal Barat, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Irwandi tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB, mengenakan baju koko berwarna putih, celana hitam lengkap dengan topi hitam berkacamata dan masker warna putih pada Jumat (29/1/2021) sore.

Irwandi berharap pemasangan pompa baru ini dapat berfungsi dengan baik. Sehingga wilayah Petamburan Tanah Abang ini tidak banjir lagi.

Selain mengecek panel pompa, Irwandi juga mengecek satu persatu pipa dan turun langsung di bantaran BKB sekitar rumah pompa Jati Pinggir II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Saya tegaskan Kasudin SDA harus dipersiapkan dengan baik dan pompa nya juga harus di cek agar berfungsi normal,” tandasnya.

Salah satu warga RT 009/03 Petamburan Agus mengaku, dengan pemasangan pompa tersebut diharapkan dapat mengatasi banjir tahunan.

“Bulan Januari Tahun 2020 kemarin, banjir di sini mencapai ketinggian hingga 1 meter. Banjir tahunan sudah langganan. Warga sih menginginkan dengan pompa yang baru terpasang itu cepat surut akibat dari banjir tahunan,” pungkasnya.

Diketahuu, ada enam pompa yang terpasang di rumah pompa Jati Pinggir, Banjir Kanal Barat (BKB) Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Enam pompa di Jati Pinggir itu bertujuan ntuk menambah kekuatan prasarana pengendalian banjir. Sehingga dharapkan lebih maksimal mengendalikan banjir, sehingga warga bisa nyaman.

Sedangkan, pompa lainnya yaitu tersebar di Sawah Besar antara lain, Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Besar XIII, 2 unit pompa kapasitas pompa 250 liter perdetik dan 1 unit pompa di Jalan Industri kapasitas 1.000 liter perdetik.1 unit pompa kapasitas 500 liter perdetik di Jalan Rajawali Selatan.

Agus, seorang warga mengaku pesimis pemasangan pompa baru itu bisa mengendalikan banjir yang tiap tahun menerjang tempat tinggalnya.

“Mau pompa made in Yunani, made in Singapur, made in Tasikmalaya, banjir mah nggak bisa dilawan. Kuasa Allah itu, ” ucapnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top