Ibukota

Lagi Main Burung Merpati Dibubarin, Pelajar: Satpol PP Usil Nggak Ada Kerjaan

Reporter: Irvan Siagian

Ayonews, Jakarta
Saat sedang asyik bermain burung Merpati di lapangan tanah kosong, Jalan Salemba Bluntas RW 05 Paseban, Senen, Jakarta Pusat, sekelompok pelajar dibubarkan aparat Kelurahan Paseban, ketika sedang melintas untuk mengantarkan makanan warga yang isolasi mandiri di Kampung Tangguh Jaya RW 05 Paseban pada, Kamis (28/1/2021) sore.

Setelah dilakukan pendataan oleh petugas, warga yang bermain burung Merpati ini diketahui adalah para pelajar yang mengaku jenuh berada d rumah terus selama wabah pandemi Covid-19.

“Saya asli warga di sini pak. Kami bosan di rumah terus dan sudah lama nggak ketemu temen-temen sekolah yang penting kegiatan ini positif,” ucap salah satu pelajar ini.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kelurahan Paseban, Yusuf sempat menegur para pelajar ini karena berkerumunan, tidak memakai masker dan jaga jarak. Terlebih saat ini sedang wabah pandemi Covid-19.

“Kami ingatkan kalian, jangan mengulangi lagi main burung ya, karena berkerumunan dan memicu penyebaran covid-19. Apalagi kalian ini tidak pakai masker,” ungkap Yusuf didampingi belasan petugas tiga pilar kelurahan paseban diantaranya, Babinsa, Kapospol, LMK, FKDM, Katar, toga dan tomas.

Selanjutnya, kata Yusuf ke lima pelajar ini disanksi teguran tertulis untuk mentaati Protokol Kesehatan (ProKes).

“Mereka melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat karena tidak menggunakan masker hanya disanksi teguran tertulis. Saya sarankan untuk berdiam diri di rumah,” tandasnya.

Beberapa pelajar terdengar ngedumel dengan aksi para petugas. Mereka menilai tindakan aparat Satpol PP terlalu berlebihan dan tidak pada tempatnya.

“Ngapain juga ngusilin hobi kita. Kalau mau operasi masker di jalanan, bukan di lapangan, ” cetus seorang pelajar yang enggan menyebutkan identitasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top