Ibukota

10 Bocah Asal Sumatera Menggelandang Diciduk Satpol PP

Reporter: Irvan Siagian

Ayonews, Jakarta
Sepuluh Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) yang sedang asyik bergerombolan tidak memakai masker di bawah kolong Underpass Stasiun Karet, Tanah Abang, Jalan KH. Mas Mansyur diciduk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Rabu (27/1/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tanah Abang, Iqbal Ichsan saat melihat gerombolan Gepeng ini sempat menegur.

“Kalian sedang apa di sini kumpul-kumpul tidak pakai makser lagi. Satpol PP tolong diamankan,” ucap Iqbal didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami dan Kasatpol PP Kecamatan Tanah Abang di lokasi, Rabu (27/1/2021).

Sontak salah satu Gepeng sempat menjawab pertanyaan petugas. “Kami tidak ngapa-ngapain pak cuma ngobrol aja di sini,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, ada sepuluh Gepeng, dua di antaranya perempuan dan delapan laki-laki ini selanjutnya digiring ke halaman kantor Kecamatan Tanah Abang, Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, untuk didata.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sosial Kecamatan Tanah Abang, Agus Kurniawan menambahkan, kesepuluh anak-anak yang diamankan petugas Satpol PP ini merupakan ketegori Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yaitu Gelandangan dan Pengemis (Gepeng).

“Bukan anak Punk tapi masuk kategori Gelandangan dan tanpa identitas sama sekali. Mereka itu naik dan turun truk dari Sumatera,” ungkap Agus Kurniawan.

Selanjutnya, kata Agus ke sepuluh Gepeng ini kemudian dikirim ke Gelanggang Olah Raga (GOR) Tanah Abang menggunakan Kendaraan Dinas Operasional (KDO) Dinas Sosial. “Di GOR nanti di sterilisasi,” singkatnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top