Hukum & Kriminal

Tak Dibayar Usai Berhubungan Badan, Pria ini Habisi Pasangan Sejenis

Penulis: Idham Kurniawan

Ayonews, Grobogan

Adzan maghrib baru saja berlalu. Tiba-tiba Eka (15) dikejutkan dengan jeritan keras. ‘Ya Allah… Ya Allah… ‘ suara itu berasal dari sebuah rumah di Dusun Terkesi Selatan, Desa Terkesi, Klambu, Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah, Jumat (22/1/2021).

Eka pun keluar. Ia mendengar jeritan berasal dari rumah Joko Kurniawan (26).Ia penasaran. Saat membuka pintu rumah Joko, Eka kaget.

Di hadapannya tampak seorang laki-laki sedang ditindih. Sementara Joko yang menindihnya berkali-kali menghujamkan pisau ke bagian tubuh korbannya. Melihat kejadian tersebut, Eka ketakutan dan lari bersembunyi.

Sebentar kemudian, suasana pun hening. Hanya terdengar langkah terburu-buru dari rumah itu. Eka melihat Joko membungkus jasad korban dengan seprai dan meletakkannya di pekarangan kosong di tepi jalan sekitar 16 meter dari rumahnya.

Adi Purwanto (27) yang juga masih tetangga Eka, ikut menguntit peristiwa tragis itu.

Usai kejadian, Eka dan Adi berlari dan melaporkan ke perangkat desa setempat. Kemudian laporan dilanjutkan ke Mapolsek Klambu dan diteruskan Polres Grobogan.

Kapolres Grobogan, AKBP Jury Leonard Siahaan langsung mendatangi TKP dan memimpin penyelidikan kasus tersebut.

Dari pemeriksaan saksi-saksi, pelaku diketahui melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Dari hasil pemeriksaan, jajarannya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Dusun Beran, Desa Terkesi. Pihaknya pun langsung melakukan penyisiran. Benar, tersangka sedang berada di rumah temannya.

“Langsung kami amankan dan kami bawa ke Mapolsek Klambu untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolres Grobogan, AKBP Jury Leonard didampingi Kasatreskrim AKP Aji Dharmawan.

Diketahui korban berinisial IA (19), warga Desa Mlilir, Kecamatan Gubug. Di hadapan penyidik, pelaku mengakui telah menusuk korban sebanyak lima kali.

Pelaku mengaku melakukan pembunuhan karena sakit hati tidak diberikan pembayaran oleh korban usai berhubungan badan.

“Pelaku dan korban adalah pasangan sesama jenis. Motif pembunuhan yang dilakukan pelaku yakni pelaku sakit hati karena keinginannya tidak dituruti dan langsung melakukan pembunuhan tersebut. Pelaku juga sudah mengakui telah melakukan lima kali penusukan ke tubuh korban,” ujar AKBP Jury.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menemukan barang bukti dari tangan tersangka yakni sebilah pisau yang sudah bengkok dan berlumuran darah, satu stel pakaian korban yang terdapat bercak darah, satu stel pakaian tersangka yang terdapat bercak darah dan satu unit sepeda motor Honds Scoopy Nopol H 2693 AQE warna putih milik korban.

“Pelaku dijerat dengan pasal 338 KKUH, ” tambahnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top