Hukum & Kriminal

Tetapkan Mensos Juliari Batubara Tersangka Suap Bansos Covid-19, KPK Sita Duit Rp 14,5 M 

Penulis: Syarif

Ayonews, Jakarta

KPK telah menetapkan status hukum mereka yang terjaring operasi tangkap tangan ( OTT) pejabat Kementerian Sosial (Kemensos).

Berdasarkan hasil gelar perkara, KPK menerapkan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, bersama 4 tersangka lainnya, diduga menerima suap terkait Bansos Covid-19.

“KPK menetapkan 5 orang tersangka, sebagai penerima suap JPB( Juliari Peter Batubara ),” tegas Ketua KPK, Firli Bahuri dalam Konferensi Pers di Gedung Merah Putih, Jakarta (05/12/2020), dini hari.

Sementara 4 tersangka lainya yakni, 2 Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) Bansos Covid-19 Kemensos, Matheus Joko Santoso, dan Adi Wahyono, lalu 2 Supplier rekanan Bansos, Ardian I M, dan Harry Sidabuke.

Dengan penetapan tersangka ini, Juliari Peter Batubara diminta secepatnya untuk menyerahkan diri ke KPK, sebab Juliari tak ikut terjaring OTT yang digelar sejak Jum’at (04/12/2020) malam kemarin.

Sebagai penerima suap, Juliari dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan sebagai pemberi suap, Ardian dan Harry dijerat Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya Ketua KPK, Firli Bahuri menyatakan OTT itu terkait dugaan penerimaan suap para Vendor bantuan Sosial COVID-19.

Dugaan Korupsi ( PPK) telah menerima hadiah dari para Vendor PBJ ( pengadaan barang dan jasa ) Bansos di Kementerian Sosial RI dalam Penanganan Pandemi Covid-19,”tegas Firli dini hari ini.

Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK turut mengamankan uang sekitar Rp14,5 miliar yang terdiri dari pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.

Uang disimpan di dalam 7 koper, 3 tas ransel dan amplop kecil yang disiapkan Ardian dan Harry.

 

 

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top