Pilgub

Pilkada Toba: Cari Pemimpin yang Hargai Salam “Horas” & Tak Merasa Lebih Tinggi Kastanya Karena Status Sosialnya

Penulis: Maruli Siahaan

Ayonews, Jakarta
Ketua Forum Barisan Batak Berkarya (FB3), Senin (19/10/2020), Nelson Sony Hutagaol alias Koling mengimbau kepada segenap lapisan pengurus di FB3, termasuk para simpatisan masyarakat di wilayah KabupatenToba, Sumatera Utara untuk tidak salah memilih pemimpin 5 tahun ke depan

Pilih calon baru. Rekomendasi saya Polton dengan nomor urut 1 pada 9 Desember 2020, “kata Nelson di Jakarta saat diwawancara melalui telepon genggamnya.

Nelson beralasan, pasangan no urut 1, ccujicselain sebagai putera daerah asli, juga banyak menghasilkan karya untuk masyarakat Toba.

“Sosok sosok yang mapan di bidang usaha, dosen matematika di ITB yang handal. Tentu saja kita percaya akan lebih banyak dari Kab.Toba,” tambahnya.

Nelson stoples, sudah Toba dipimpin sosok baru yang mumpuni. Pasalnya, terbukti tangan para bupati lama Toba selama ini tidak maju-maju.

“Masyarakat Toba perlu disadarkan atas ketidakmampuan para bupati lama. Janji janji ingin memajukan Kab.Toba, nyatanya tong kosong nyaring bunyinya. Karena itu harus diberikan kepercayaan kepada pemimpin baru untuk membuktikan kemampuannya membangun Toba agar lebih unggul dan bersinar hingga ke manca negara. ” terang Nelson.

Selain itu, lanjut Nelson, semua masyarakat Toba, khususnya di Balige, tentu mengenal sosok pasangannya Tonny Simanjuntak asli putra Kelahiran Balige.

“Sudah terbukti putra Balige yang satu ini mampu melaksanakan 2 priode menang saat Pileg duduk jadi DPRD di Kab.Toba,” imbuhnya.

Tonny Simanjuntak dikenal merakyat. Saat dimulai masa-masa sosialisasi dia tanpa ragu ke pintu secara masif. Selama duduk di kursi DPRD pun sudah terbiasa jumpai masyarakat hingga tingkat desa.

Maka pasangan yang ideal untuk membangun Toba dan sudah terbiasa menyatu dengan para kader partai juga dari berbagai profesi dan potensi terutama masyarakat.

”Kepada masyarakat Kab Toba agar penilaian hal itu, karena tentu menjadi pintu besar untuk membangun yang bisa unggul dan bersinar ke masa depan,” tambahnya.

Untuk memenangkan pasangan Polton pihaknya dari pengurus FB3 yang ada di Toba, verifikasi sudah bekerja keras dengan data 62 persen dari seluruhnya DPT untuk memilih No.1.

Kita akan buktikan pada 9 Desember 2020 masyarakat yang memilihnya, tegas Nelson.

Menyinggung tetang pembangunan Toba dalam kurun waktu 3 Bupati yang lewat, Nelson menyebut kondisi masyarakat terpuruk.

“Memilih keputusan yang tepat yang mempunyai konsep dan ide yang jelas terlebih dahulu konsep dan visi serta misi Poltak-Tonny setelah kita baca dengan budaya Batak Najagar dan tidak bersalaman melihat langit, dia menghargai salam” horas “tidak menganggap dirinya lebih tinggi kastanya karena status sosialnya, “paparnya.

Nelson berkata, masyarakat Batak itu harus cerdas, mandiri dan bermartabat saling menghargai satu sama lain.

Nelson daerah, pihaknya
ingin semua warga Batak memegang teguh makna “dalihan natolu” karena itu simbol atau budaya Adat Batak khususnya di Toba.

“Mampu berdemokrasi, duduk sama rata, berdiri sama tinggi, punya kemandirian, kecerdasan dan paling utama adalah bermartabat. Percuma punya jabatan atau mengklaimm diri punya kecerdasan juga punya kemandirian kalau tidak bermartabat, sama saja, itu kesombongan,” pungkasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top