Ibukota

Kinerja Gubernur Anies Baswedan Makin Parah, Jajaran di Bawahnya Biarkan Bocah-bocah Balita Menggelandang di Jalanan

Ayonews, Jakarta 
Menjelang sore hingga malam hari, kawasan kolong Fly Over Galur tepatnya persis di lampu merah saat ini jadi tempat mangkalnya para gelandang dan pengemis (Gepeng).

Selain Gepeng yang mengais rejeki dengan cara minta-minta ke pengendara roda dua dan empat di lampu merah Galur ini, berkeliaran pula bocah-bocah cilik.

“Tambah banyak aja itu bocah-bocah pengamen. Malah mereka pada becanda di jalanan padahal kendaraan di jalanan kencang-kencang. Ini bentuk eksploitasi anak,” ujar Arie (58) pengendara roda dua, Selasa (25/8/2020).

Di kawasan itu tak satu pun yang terlihat batang hidung dari petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Pusat yang berjaga-jaga dan melakukan penghalauan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di sana.

Tokoh Masyarakat Jakarta Pusat, Budiman mengatakan, memang banyak aduan dari penguna jalan bahwa kawasan kolong fly over Galur jadi tempat PMKS untuk mengais rejeki dari pengendara.

Terkait dengan Gepeng yang berkeliaran, kata tokoh ini, seharusnya ada petugas P3S dan Satpol PP di sana karena jika dibiarkan akan bertambah banyak terlebih saat ini ada wabah pandemi Covid 19.

“Beda dengan zaman Gubernurnya Ahok keluhan masyarakat cepat direspon. Tapi dengan Gubernur yang sekarang semakin parah, lamban mengatasi problem sosial di jakarta seperti contoh PMKS berkeliaran di jalanan dibiarkan,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi tentang keberadaan PMKS yang berkeliaran di kolong fly over Galur, melalui telepon Kadis Sosial DKI, Irmansyah, Kasudin Sosial Jakpus hingga Camat Johar Baru, Nurhelmy Savitri lebih memilih diam dan enggan berkomentar.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top