Ibukota

2 Tahun Lalu Dibebaskan Pakai Duit APBD, Bina Marga DKI Biarkan Lahan ini Terbengkalai

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta
Warga Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat desak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menyoroti lahan terbengkalai persis di bilangan, Jalan Percetakan Negara Raya (Jembatan Serong) Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Pasalnya, lahan seluas 871 meter persegi yang dibebaskan oleh Dinas Bina Marga (BM) Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2018 lalu untuk jalan tembus dengan menggelontorkan Anggaran Pendapatan Belanja Derah (APBD).

“Sayang banget lahan itu sudah hampir dua tahun dibiarkan terbengkalai. Kenapa juga tidak dilanjutkan. Padahal pembebasan tersebut mengeluarkan dana dari APBD yang cukup besar,” ucap Budianto tokoh pemuda Cempaka Putih, Senin (24/8/2020) sore.

Padahal, lanjutnya, jika lahan tersebut dapat difungsikan sesuai rencana sebagai jalan tembus tentunya dapat mengurai kemacetan lalu lintas di pertigaan lampu merah, Jalan percetakan Negara Raya, Cempaka Putih.

“Sering macet di pertigaan lampu merah pada pagi, sore dan malam hari ditambah lagi rambu lalu lintas (Lampu Merah) tidak berfungsi di Jalan Percetakan Negara Raya itu,” tandasnya.

Lurah Rawasari, Muhammad Arief Biki membenarkan kalau warga menginginkan lahan aset tersebut dapat difungsikan sesuai rencana.

“Kelurahan Rawasari paska penertiban hingga menjadi lahan aset sudah berupaya melakukan pengamanan. Intinya warga berharap Dinas BM dapat melanjutkan sesuai dengan program rencana di lokasi tersebut akan difungsikan untuk jalan tembus,” paparnya.

Kadis BM DKI Jakarta, Hari Nugroho saat dikonfirmasi tentang lahan aset tersebut melalui pesan tertulisnya bahwa, untuk tahun ini seperti nya tidak ada kegiatan.

“Ya nunggu anggaran dulu, sekarang lagi digunakan untuk penanganan Covid 19,” singkatnya melalui telepon.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top