Ibukota

Tantangan Berat Saat Relawan Satgas Covid-19 Mengedukasi Pentingnya Protokol Kesehatan Pada Pengguna & Pengemudi Transportasi di New Normal

Penulis: Idham Kurniawan
Ayonews, Jakarta
Meski sudah memasuki era baru normal, jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Hari ini saja, Rabu (12/08/2020) warga di sejumlah provinsi yang terpapar sebanyak 130.718 orang.

“Ada penambahan 1942 pasien yang terpapar,” ungkap Andre Rahadian, Ketua Tim Koordinator Relawan Satgas Covid 19 di Jakarta saat melakukan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada pengguna transportasi umum di beberapa titik ibukota Jakarta.

Meski jumlah pasien sembuh lebih tinggi yakni mencapai 2088 dan meninggal 74 orang pada hari ini, menurut Andre, upaya pencegahan harus dilakukan para relawan Satgas Covid-19 di lapangan.

“Edukasi protokol kesehatan harus terus dilakukan. Seperti kampanye memakai masker, pembagian pelindung wajah, penempelan stiker edukasi harus masif,” jelasnya.

Andre memberikan arahan dengan menggerakkan seluruh potensi relawan dalam melakukan edukasi kebiasaan hidup baru dengan mematuhi protokol-protokol kesehatan seluruh lapisan masyarakat.

Decky Matulessy, Wakil Ketua Komunitas Tim Koordinator Relawan Satgas Covid-19 mengatakan, meski di masa biasa dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya meningkat, bukan berarti pandemi ini bisa berakhir dalam waktu dekat.

“Beberapa daerah masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tercatat ada 1 provinsi dan 8 kota / kabupaten masih menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Jadi ini artinya, peningkatan peningkatan korban terpapar masih terus terjadi,” tuturnya.

Ditambahkan Decky, beberapa daerah memang telah membuat penerapan aturan baru.

“Penerapan new normal bukan berarti, masyarakat dibiarkan mengerti dengan sendirinya. Upaya pencegahan COVID-19 harus intens disosialisasikan. Masyarakat jangan lupakan agar mengikuti protokol kesehatan oleh berbagai elemen, termasuk relawan komunitas,” paparnya.

Salah satu upaya yang dilakukan Tim Koordinator Relawan Satgas Covid-19 BNPB, menurut Decky adalah dengan membangun jaringan komunitas-komunitas di berbagai penjuru daerah, antarkota antar provinsi.

Dengan adanya komunitas-komunitas di tengah-tengah masyarakat sebagai upaya Perluas jaringan komunikasi yang tepat dalam mengedukasi masyarakat tentang apa saja yang menjadi protokol kesehatan di masa baru normal. Sekaligus mempersempit ruang penyebaran.

“Jumlah relawan kita masih terbatas. Sampai saat ini hanya tercatat 43.212 relawan. Itu gabungan dari tim medis dan non medis. Artinya, jumlah ini sangat jauh dari harapan,” ujarnya.

Dari pantauan Ayonews di lapangan, ternyata bukan perkara mudah untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan.

Seperti aksi relawan yang dilakukan pada hari ini, Selasa (12/8/2020). Sasarannya adalah transportasi umum. Di antaranya, angkot, ojek online, ojek pangkalan, warga kampung, sopir angkutan barang dan lain sebagainya.

“Karena transportasi umum paling rentan dalam penyebaran virus. Di era new normal ini transportasi sudah dibolehkan, meski ada larangan pembatasan. Tapi nyatanya para sopir, pengguna angkot masih banyak yang ditemukan tidak menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Misalnya, lanjut Decky, beberapa ditemukan sopir angkot tak menggunakan masker. Penumpang yang duduk berhimpitan.

“Jangankan penyediaan handsanitzer, faceshield, masker kain yang harganya murah saja seperti diabaikan,” sesalnya.

Tak hanya itu, operasional berani juga demikian. Masih banyak pengemudi ojek online yang tidak menggunakan protek tambahan agar jarak antara penumpang dan pengemudi agar tak bersentuhan langsung.

Begitu juga ojek pangkalan, protokol kesehatannya masih memadai.Ini kan rentan dalam penyebaran virus. Mungkin kita hanya sebatas mengimbau atau mengingatkan saja mereka. Tapi mudah-mudahan, dengan aksi para relawan yang masif, berjuang tanpa kenal lelah, paling tidak menghambat penyebaran virus mematikan ini, “tandasnya.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top