Uncategorized

Bangunan Berizin 3 Lantai Dibangun 6 Lantai, Graceindo: Diduga Kuat Persekongkolan, Copot Kadis Citata Segera!

Penulis: Anggiat Sitanggang

Ayonews Jakarta
Keberadaan bangunan melanggar di wilayah Jakarta Selatan, khususnya di Kecamatan Jagakarsa kembali mendapat kritik tajam dari berbagai kalangan, khususnya kalangan LSM dan media.

Pasalnya, di Kecamatan Jagakarsa saat ini puluhan bangunan dengan berbagai variasi pelanggaran bebas membangun tanpa tindakan berarti.

Dari hasil penelusuran Ayonews kembali menemukan 1 unit bangunan melanggar, yakni bangunan yang disinyalir akan dijadikan kampus setinggi 6 lantai di Jalan Camat Gabon (d/h Jalan Desa Camat Gabon) RT 003/08, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Data yang diperoleh, sesuai Ketetapan Rencana Kota (KRK) yang dikeluarkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Administrasi Jaksel awal April 2017 yang lalu, zonasi pada lokasi babgunan kampus tersebut berada pada zona R9 (perumahan KDB Rendah) dengan ketinggian yang diperbolehkan 3 lantai.

Namun yang terjadi di lapangan, pemilik membangun gedung yang diduga akan dijadikan kampus dengan tinggi banggunan 6 lantai (melanggar ketinggian 3 lantai).

Atas pelanggaran bangunan tersebut, pertengahan Agustus 2018 lalu Sudin Citata Jakarta Selatan mengeluarkan Surat Peringatan (SP) yang disampaikan langsung kepada pemilik oleh staf Satpel Citata Kecamatan Jagakarsa berinisial S dan N.

Karena tidak diindahkan pemilik, Sudin Citata kembali mengeluarkan surat segel akhir Agustus 2018 dan dilanjutkan dengan Surat Perintah Bongkar (SPB) awal september 2018.

Namun awal November 2018 pemilik bangunan menyurati Sudin Citata Jakarta Selatan untuk dilakukan evaluasi RDTR dan PZ untuk lokasi bangunan tersebut.

Selain minta evaluasi zonasi, pemilik juga mengajukan penangguhan pembongkaran.

Namun, pertengahan Februari 2019 Sudin Citata Jakarta Selatan menolak pengajuan evaluasi zonasi bangunan itu dengan alasan bahwa areal bangunan kampus tersebut adalah R9 dan tidak diperbolehkan membangun sarana pebdidikan.

Namun hebatnya, walau secara jelas dan nyata sudah melanggar, bangunan kampus tersebut saat ini kembali melaksanakan pembangunan.

Kasatpel Citata Kecamatan Jagakarsa yang dikonfirmasi via SMS terkait keberadaan bangunan tersebut kembali mempertontonkan sikap cueknya.

Hal yang sama juga dilakukan Camat Jagakarsa, Alamsah, maupun Kasudin Citata Jakarta Selatan Syukria.

Ketua LSM Gerakan Cinta Entitas Indonesia, Sudirman S kepada Ayonews menyebutkan, bahwa aroma persekongkolan dalam proses pembangunan gedung kampus tersebut sangat kontras.

“Permasalahan pembangunan gedung kampus di Jalan Camat Gabon tersebut sudah sampai ke pejabat Dinas Citata DKI, tapi nyatanya apa? Pembangunan terus berjalan. Bagaimana bisa kalau bukan persekongkolan,” ujarnya.

Dikatakan Sudirman, sesuai pengajuan perizinan, ketinggian bangunan tersebut hanya 3 lantai.

“Sesuai izin yang diperbolehkan, izin bangunan itu hanya 3 labtai. Tapi nyatanya dibangun 6 lantai. Tapi kenapa tidak ada tindakan pembongkaran?” sebutnya.

Sudirman menambahkan, atas pelanggaran bangunan kampus tersebut, pihaknya meminta Gubernur Anis Copot Heru sebagai Kadis Citata DKI.

“Pelanggaran bangunan di Kecamatan Jagakarsa sudah melewati ambang batas toleransi. Gubernur Anis harus segera copot Heru sebagai Kadis Citata karena tidak mampu menata penataan ruang di wilayah Jakarta Selatan,” ucapnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top