Ibukota

Sejak Anies Gubernur, Fasum Aset Pemprov Banyak Dijadikan Lapak PKL Liar & Garasi Kendaraan Pribadi

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta
Fasilitas Umum (Fasum) hingga aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sepanjang kawasan Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat dibiarkan pemerintah setempat berubah fungsi jadi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) liar.

Keberadaan akses di kawasan menuju jalan kebanggaan kantor warga Kecamatan Johar Baru ini terlihat semrawut dan kotor saat menjelang sore dan malam hari.

“Kawasan akses, Jalan Percetakan Negara II ini merupakan jalan kebanggaan kantor warga Kecamatan Johar Baru. Fasum dibiarkan semrawut dan kotor oleh pemerintah setempat. Trotoar nya dikuasai lapak PKL. Masa saya berjalan dibahu jalan,” keluh Agus (47) pengguna jalan, Kamis sore (9/7/2020).

Hal senada dilontarkan, Meni (49) warga Kecamatan Johar Baru, dia mengatakan, di wilayah kawasan ini tidak hanya trotoar yang berubah fungsi jadi lapak PKL liar. Lahan aset Pemprov DKI Jakarta di dua gedung seperti Gelanggang Olah Raga (GOR) dan Gedung Promosi Ikan Hias juga lahan penitipan kendaraan pribadi yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Pemerintah Anies Baswedan beda dengan zaman Gubernur Ahok sebelumnya. Zaman Anies, Fasum dan aset berubah fungsi jadi lapak PKL liar dan aset jadi garasi penitipan kendaraan pribadi dibiarkan bertahun-tahun. Seperti tidak ada pemerintah,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi tentang PKL liar di kawasan tersebut, Lurah Johar Baru, Siswanto mengaku, para pedagang yang berjumlah kurang lebih 200 pedagang ini berdagang tidak pada jam aktivitas warga.

“Jalan tengah terbaik karena pedagang juga butuh usaha. Sementara alternatif tempat usaha bila mereka ditertibkan belum ada. Upaya pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan kecamatan dan sektoral untuk mengendalikannya,” ujarnya melalui via telepon seluler.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menegaskan, akan minta Satpol PP dan Perhubungan menertibkan PKL maupun parkir di kawasan Jalan Percetakan Negara II.

“Saya minta Satppl PP dan Sudin Perhubungan menertibkan segera jangan sampai ada pembiaran,” tandasnya melalui sambungan via telepon.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top