Ibukota

Upeti Lancar, Semua Pejabat di Jakut Belagak Pilon Banyaknya Bangunan Melanggar

Penulis: Anggiat Sitanggang

Ayonews Jakarta
Masih berlangsungnya pengerjaan bangunan yang akan dijadikan kos-kosan dan mini market di Jalan
Sunter Indah Raya N J-1 No 10, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priuk, Kota Administrasi Jakarta Utara menjadi perhatian banyak pihak, khususnya masyarakat sekitar.

Sartono, salah seorang warga sekitar yang dimintai komentarnya seputar keberadaan bangunan tersebut merasa heran.

“Anak TK saja tau dan paham pak jika ijin bangunan rumah tinggal tapi dibangun kos-kosan itu melanggar. Tapi masalahnya adalah kenapa dibiarkan terus membangun? Mereka (para pejabat) itu belagak pilon,” ujarnya.

Dikatakannya, keberadaan bangunan tersebut bukan rahasia lagi.

“Sering kali petugas dari walikota dan kecamatan kesini pak, nggak tau urusan mereka apa,” ungkapnya.

Salah seorang ASN Sudin Citata Kota Administrasi Jakarta Utara yang tidak bersedia identitasnya menyebutkan, pelaksanaan bangunan melanggar tersebut dipastikan aman.

“Saya bisa pastikan proses pembangunan gedung itu aman dari tindakan, karena kekuatan finansial. Ada upeti, aman,” katanya.

Disebutkannya, sudah beberapa media maupun LSM yang melaporkan bangunan tersebut, tapi hasilnya nihil.

“Sudah dilaporkan ke Walikota Jakut, ke Kadis Citata, Inspektorat, maupun Irbanko Jakut, tapi hasilnya apa? Semua pejabat tersebut tidak dianggap sama sekali. Bangunan tersebut sebentar lagi akan selesai,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua LSM Investigasi Fakta Hukum (Infakum), Jenry, yang diminta komentarnya terkait keberadaan bangunan melanggar tersebut mengatakan, jika Kadis Citata DKI, Heru tidak mampu membina anak buahnya, sebaiknya mundur.

“Jika Heru selaku Kadis Citata tidak mampu membina anak buahnya untuk bekerja lebih baik lagi, sebauknya mundur saja,” cetusnya.

Dikatakan Jenry, bangunan melanggar di Kecamatan Tanjung Priuk itu jumlahnya banyak sekali. Pihaknya mendesak Gubernur Anies Baswedan untuk turun gunung.

“Bangunan melanggar di Kec. Tanjung Priuk itu luar biasa banyak. Anies harus segera bertindak,” ucapnya.

Walikota Jakarta Utara, Sigit yang dikonfirmasi menyebutkan, bahwa dirinya telah memerintahkan untuk dilakukan tindak lanjut.

“Saya sudah sampaikan ke Citata atas laporan tersebut untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Namun sepertinya Kasudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakut, Kusnadi sama sekali tidak menghiraukan perintah Walikota Jakut tersebut.

Terbukti hingga saat ini bangunan tersebut tidak juga dilakukan tindakan pembongkaran untuk mengembalikan sesuai izin yang dimiliki.

Kasatpel CKTRP Kecamatan Tanjung Priuk, Andi hingga saat ini tidak pernah bisa dikonfirmasi terkait bangunan tersebut.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top