Ibukota

Teriak Pakai Toa, Begini Usaha Keras Sang Dekot Ubah Menteng dari Zona Merah ke Hijau Covid-19

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta
Dewan Kota (Dekot) perwakilan Kecamatan Menteng, Dadang Suherman tak menyuarakan imbauan sosialisasi tentang pencegahan virus Corona Covid 19 yang mewabah di Jakarta Pusat.

Sejak berstatus Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, RW 01 Pegangsaan, Menteng, merupakan Insiden Rate (IR) tertinggi zona merah penularan Virus Corona Covid 19 di wilayah DKI Jakarta.

Sang Dekot ini kerap muncul tiba-tiba di tengah-tengah pemukiman masyarakat bersama aparat pemerintah kecamatan, kelurahan dan Puskesmas.

“Sebagai upaya mengubah RW 01 Pegangsaan menjadi zona hijau. Dekot Kecamatan Menteng harus berbuat meskipun hanya mengimbau dan mensosialisasikan pencegahan Covid 19,” ungkap Dadang sambil teriak-teriak lewat toa, Kamis (02/07/2020).

Tak hanya itu, Dadang juga berharap sebelum pada tanggal 15 Juli mendatang RW 01 Pegangsaan menjadi zona hijau.

“Dengan cara Jaga Jarak Cuci Tangan dan Pakai Masker (JJCTPM) dari singkatan ini yang sudah saya lakukan sebagai upaya mengingatkan masyarakat dalam mencegah penularan Covid 19,” ungkap Dadang.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor: 51 tahun 2020. Ia mengingatkan kembali bahwa setiap masyarakat yang berada di luar rumah wajib memakai masker.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang mengingatkan warga. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujar Dekot yang kerap kali mengenalkan singkatan kalimat bermakna.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top