Ibukota

Walikota Jakut Perintahkan Tertibkan Bangunan Melanggar, Kasudin Citata Sih Kayaknya Bodo Amat

Penulis: Anggiat Sitanggang

Ayonews Jakarta
Satu unit bangunan yang akan dijadikan kos-kosan dan mini market di Jalan
Sunter Indah Raya N J-1 No 10, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priuk, Kota Administrasi Jakarta Utara beberapa hari belakangan ini jadi bahan pembicaraan dikalangan media maupun LSM.

Pasalnya, sesuai data lapangan, izin bangunan tersebut adalah rumah tinggal dengan ketinggian tiga lapis.

Seorang warga sekitar yang diwawancarai Ayonews mengungkapkan, bahwa izin bangunan tersebut memang rumah tinggal.

“Yang saya tau, izin bangunan tersebut adalah rumah tinggal. Tapi bapak lihat aja sendiri bangunan itu seperti apa. Itu mau dibuat kos-kosan pak,” katanya.

Dikatakannya, ditempat dirinya tinggal adalah hal biasa melihat dan menyaksikan bangunan melanggar.

“Di sini itu bangunan melanggar sudah barang lumrah pak,” sebutnya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Sigit yang dikonfirmasi menyebutkan, bahwa dirinya telah memerintahkan untuk dilakukan penertiban.

Kasudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakut, Kusnadi kembali memilih bungkam ketika dikonfirmasi.

Hal yang sama juga dipertontonkan Kasatpel CKTRP Kecamatan Tanjung Priuk.

Ketua Umum LSM Investigasi Fakta Hukum (Infakum), Jenry S yang dimintai komentarnya, Selasa (30/6) di kantornya mengungkapkan, bangunan melanggar di Jakut sudah bahagian dari tradisi.

“Bangunan melanggar di Jakut sudah seperti tradisi. Itu semua mainan Citata dan Satpol PP,” ujarnya.

Dikatakannya, semakin menjamurnya bangunan melanggar di Jakut akibat kurangnya pengawasan Sudin CKTRP Jakut.

“Jika pengawasan dilakukan dengan baik dan benar, logikanya bangunan melanggar pasti berkurang. Tapi mereka telah menjadikan bangunan melanggar untuk bisnis,” katanya.

Jenry meminta ketegasan Kadis CKTRP, Heru agar permasalahan bangunan melanggar di Jakut cepat teratasi.

“Jika masalah ini segera tuntas dan kedepannya akan lebih baik, Heru harus segera bertindak. Jika tidak bisa, Heru yang harus mundur dari jabatannya,” tukasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top