Ibukota

Biarkan Banyaknya Bangunan Melanggar IMB, Warga Kemayoran: Petugas CKTRP-Nya Pecat-pecatin Aja!

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta

Warga Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, banyak yang mempertanyakan menjamurnya pembangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) seperti di Jalan Tembaga Dalam II, Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat ini.

Di lokasi pembangunan di lingkungan padat tersebut, bangunan berdiri tanpa terpasang IMB. Ditambah lagi, para kuli bangunan yang bekarja di lokasi pembangunan tanpa menggunakan masker. Padahal aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa Transisi ini diwajibkan memakai masker sebagai protokol kesehatan untuk melindungi diri dari penyebaran Covid-19.

“Semakin banyak saja pembangunan tanpa IMB di wilayah Harapan Mulia, Kemayoran seperti beranak pinak. Namun, tidak ada tindakan tegas dari petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Kecamatan Kemayoran selaku pengawas bangunan. Sepertinya malah dibiarin,” cetus Roni, warga Kecamatan Kemayoran, Kamis (25/06/2020).

Keluhan yang sama juga diungkapkan, Wawan (42) warga lainnya. Dia juga mengaku kecewa berat lantaran maraknya pembangunan tanpa memiliki IMB malah dibiarkan petugas CKTRP Kecamatan Kemayoran.

“Banyak bangunan tanpa IMB dibiarin petugas CKTRP Kecamatan Kemayoran, payah kerjanya memble, loyo dan kebanyakan Kongkalikong dengan pemilik bangunan,” cetusnya.

Kasektor CKTRP Kecamatan Kemayoran, Reza saat dikonfirmasi tentang banyak nya pembangunan tanpa IMB di wilayah kerjanya melalui via telepon seluler. Reza lebih memilih tak menjawab.

Wakil Ketua Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat, Nasirman Chaniago sempat mengkritik kinerja petugas CKTRP Kecamatan Kemayoran.

“Seharusnya memang pembangunan tanpa IMB tersebut maupun pembangunan yang telah disegel harus dihentikan petugas CKTRP. Karena menyalahi ketentuan. Pembangunan tersebut harus dihentikan petugas CKTRP,” tandasnya.

Dia juga mengingatkan agar petugas CKTRP bertindak tegas sesuai aturan. “Petugas CKTRP harus tegas menegakkan aturan sesuai dengan tupoksinya. Prinsipnya yang melanggar IMB dan bukan peruntukannya harus diberi sanksi tegas,” jelasnya.

Tokoh masyarakat, Budiman mengaku miris dengan kinerja petugas CKTRP itu. Dia meminta agar seluruh petugas CKTRP Kecamatan Kemayoran dipecat-pecatin saja karena tidak becus mengawasi pembangunan bermasalah.

“Semakin bertambah banyak pembangunan bermasalah, lebih baik kinerja petugas CKTRP ini diganti saja dengan petugas yang benar-benar mau menjalankan fungsinya sebagai pengawas bangunan,” tandasnya.

Pantauan di lapangan pembangunan melanggar lainnya juga ditemukan seperti di Jalan Angkasa Dalai I, Jalan Lapangan Pors, Jalan Cempaka Wangi IV, Jalan Cempaka Sari III, Kebon Kosong VI, Jalan Kran, Jalan Bangau V dan lain-lain.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top