Ibukota

Bangun Rumah Kos Tak Sesuai Izin di Jakut, Anggota DPRD Komisi D: Besok Saya Laporkan

Penulis: Anggat Sitanggang

Ayonews Jakarta
Keberadaan bangunan melanggar di Jalan Sunter Indah Raya NJ-1 No 10, Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priuk, tak hanya membuat Walikota Jakarta Utara geram.

Tapi juga anggota DPRD DKI dari Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike yang dikonfirmasi berjanji akan melaporkan masalah tersebut ke Kadis CIpta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI.

“Besok saya laporkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Utara, Sigit mengemukakan akan melakukan pengecekan terlebih daulu.

“Terima kasih banyak infonya. Kita akan lakukan pengecekan,” katanya.

Jauh berbeda dengan Yuke Yurike dan Sigit, Kasudin CKTRP Jakarta Utara, Kusnadi tetap mempertahankan ketidakpeduliannya.

Untuk yang kesekian kalinya Kusnadi yang dikonfirmasi Ayonews terkait keberadaan bangunan melanggar tersebut tidak berkenan menjawab.

Sementara itu, bangunan melanggar yang dimaksud hingga saat ini masih tetap dikerjakan.

Data yang diperoleh, izin bangunan tersebut adalah rumah tinggal 3 lapis. Fakta lapangan, lantai 1 bangunan tersebut akan dijadikan Alfamart (sejenis), sementara untuk lantai 2 dan 3 akan dijadikan kost-kost-an.

Sebelumnya diduga untuk mengelabui masyarakat, Sudin Citata Kota Administrasi Jakarta Utara telah menyegel bangunan itu. Namun di lapangan dibiarkan terus bekerja.

Ketua Umum LSM Investigasi Fakta Hukum (Infakum), Jenry S yang dimintai komentarnya seputar keberadaan bangunan melanggar di Jakut mengatakan, bahwa pihaknya menunggu adanya tindakan tegas dari Kadis Citata.

“Heru selaku Kadis CKTRP harus turun tangan dan melakukan tindakan tegas terhadap bangunan-bangunan melanggarbtersebut,” ungkapnya.

Jenry meminta Heru mencopot Kusnadi dari tampuk jabatannya.

“Ini terjadi akibat ketidakmampuan Kusnadi sebagai Kasudin CKTRP Jakut. Copot saja dari singgasananya,” tuturnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top