Ibukota

Spanduk Bertuliskan “Paksa Warga Rapid Test = Melanggar HAM” Terbentang di Jalan Kramat Pulo Dalam

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta

Dua spanduk penolakan Rapid Test terbentang di bilangan Jalan Kramat Pulo Dalam, Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (18/06/2020). Dua spanduk yang terpasang ini antara lain, tertulis ‘Kami warga RW 08 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat menolak Rapid Test’.

Sedangkan, spanduk yang terpasang persis di depan gang pemukiman warga Kramat tertulis; “Menolak Rapid Test adalah hak warga negara Indonesia dan Barang Siapa yang Memaksa untuk Melakukannya adalah Pelanggaran Hak Asasi Manusia”.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif pemasangan dua spanduk penolakan Rapid Test tersebut.

Lurah Kramat, Agus Yachya saat dikonfirmasi tentang dua spanduk tersebut mengatakan, ada segelintir orang yang miss komunikasi. Tapi spanduk itu sudah diturunkan Satpol PP. Saat ini kedua spanduk diamankan di pos RW setempat.

Agus mengatakan, soal Rapid Test itu pihaknya sudah menjelaskan kepada warga bahwa kegiatan itu bertujuan memutus rantai wabah covid-19.

Bahkan, lanjut Agus, pihaknya sudah memberikan penjelasan secara mekanisme dengan mengkoordinasikan kepada pihak Puskesmas supaya masyarakat tidak salah paham.

“Jadi yang belum pasti sudah punya pemikiran yang negatif. Gak bener itu pak,” ujarnya melalui via telepon seluler.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top