Ibukota

Wow, Cukup Nyogok 15 Juta, Dirikan Bangunan Melanggar Izin di Palmerah “Aman” dari Tindakan Tegas Petugas CKTRP

 Penulis: Dedy Budiman

Ayonews Jakarta

Kinerja Sektor Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat patut dipertanyakan. Pasalnya, bangunan liar yang tidak memilki IMB semakin menjamur di Kecamatan Palmerah. Namun pihak Sektor CKTRP Kecamatan Palmerah terkesan tutup mata dan masa bodoh.

Sebut saja misalnya pembangunan rumah kos 2 lantai di Jl Palmerah Utara III, RT 03 RW 06, Kelurahan Palmerah dan pembangunan rumah tinggal 2 lantai di Jl Kemanggisan Pulo RT 05 RW 017 Kelurahan Palmerah, yang jelas-jelas tidak memiliki IMB berjalan aman-aman saja tanpa ada tindakan dari pihak Sektor CKTRP Kecamatan Palmerah.

Bahkan ketika wartawan melalui sambungan telpon mempertanyakan kepada Slamet, staf Sektor CKTRP Kecamatan Palmerah, apakah sudah ada tindakan terhadap pembangunan rumah kos dan rumah tinggal 2 lantai yang tidak memiliki IMB tersebut, Slamet justru malah marah.

“Ngapain Bapak nyuruh saya menyegel atau mengeluarkan SP4 (surat perintah penghentian pekerjaan pembangunan) segala,” kata Slamet dengan nada keras.

Sementara itu, anak dari pemilik bangunan rumah tinggal 2 lantai di Jl. Kemanggisan Pulo RT 05 RW 017, itu mengaku sudah memberikan uang sebesar Rp 15 juta kepada pihak terkait agar bangunannya tidak dibongkar.

“Saya sudah ngasih uang Rp 15 juta kok, ngapain Bapak nanya ijin bangunan lagi,” katanya kepada wartawan di lokasi membangun.

Namun pria berusia 30 tahunan itu tidak merinci kepada siapa saja memberikan uang Rp 15 juta tersebut.

Ketua LSM LIPA (Iembaga independen pemantau anggaran) Untoro mengatakan, kalau pihak Sektor CKTRP Kecamatan Palmerah tidak mau menindak bangunan yang melanggar karena tidak mempunyai izin, itu sebenarnya ada dua penyebabnya.

“Pertama, karena pura -pura bego, dan yang kedua karena sudah menerima ‘sesuatu’ dari pemilik bangunan. Jika benar telah menerima suap, perlu diusut tuntas. Hari gini, masih korupsi aje,” kata Untoro.

Sekadar diketahui, berdasarkan pasal 40 ayat 2 huruf b UU No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan sesuai padal 15 ayat 1 Perda Provinsi DKI Jakarta No. 7 tahun 2010 tentang Bangunan Gedung, dikatakan memiliki IMB merupakan kewajiban bagi setiap orang yang membangun gedung.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top