Ibukota

Pedagang Kurma & Pemulung Setiap Hari Nginep, Trotoar dan Bahu Jalan Depan Kelurahan Kebon Kacang Makin Kumuh

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta
Waduh, pedestrian dan bahu jalan di sepanjang Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang dikuasai tenda berukuran raksasa Pedagang Kaki Lima (PKL) kurma.

Uniknya lagi, keberadaan tenda PKL kurma yang berderet sejak lama ini berdekatan dengan kantor pelayanan masyarakat Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sepertinya aparat pemerintah setempat tutup mata dan telinga dengan alih fungsi Fasilitas Umum (Fasum) bagi pejalan kaki.

“Mau jalan di trotoar saja susah di sini. Lihat itu tenda PKL kurma berderet setiap hari. Padahal, sangat mengganggu sekali. Kenapa dibiarin pemerintah setempat,” keluh Firman (48) pejalan kaki, Rabu (17/06/2020).

Keluhan yang sama juga dilontarkan pejalan kaki lainnya, selama ada pendemi Covid 19 PKL tersebut tetap menggelar lapak dagangannya.

Bahkan pedagang di tenda-tenda itu nginep setiap hari di jalanan. Ditambah lagi manusia bergerak (pemulung) juga ada di jalan tersebut menjadikan kawasan makin kumuh dan kotor.

“Agar tidak mengganggu kenyamanan pejalan kaki, harusnya tenda-tenda ini tidak berada di trotoar maupun di jalan dan harus dikembalikan fungsinya,” ujar salah satu karyawan yang berkantor di Tanah Abang.

Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin ketika dikonfirmasi tentang keberadaan tenda PKL kurma yang berderet di Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan pejalan kaki.

“Baik akan kita TL,” singkatnya melalui via telepon.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top