Ibukota

Selama Pandemi Corona Kali Ciliwung Makin Kotor, Kinerja Pemkot Terus Melorot

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta
Keindahan Sungai Kali Ciliwung di wilayah Jakarta Pusat, kini tidak seindah dulu.
Sungai Kali yang diapit dua wilayah antara Senen dan Menteng ini menjadi semrawut dan kumuh.

Apalagi sejak adanya wabah pandemi Covid 19, atau masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat dinilai publik semakin melorot alias memble dalam mengatasi kekumuhan wilayah.

Seperti kolong jembatan Raden Shaleh kembali dikuasai hunian liar. Tak hanya itu, keberadaan bantaran Sungai Kali Ciliwung ini berubah menjadi kawasan jorok.

“Semakin semrawut dan kotor bantaran Sungai Kali Ciliwung ini. Coba lihat itu endapan lumpur sudah menjadi tanah dan kali nya juga terjadi pendangkalan. Ditambah lapak-lapak pedagang dan parkir liar bertambah banyak. Seperti tidak ada Pemerintahng di wilayah ini,” cetus Wahyu warga Kecamatan Senen, Senin (15/06/2020).

Hal senada dilontarkan warga lainnya. Menurutnya, keberadaan Sungai ini menjadi kumuh dan kotor ini karena pemerintah melakukan pembiaran.

“Jadi tidak enak dipandang mata Sungai Kali Ciliwung ini jadi kumuh dan kotor karena pemerintah setempat melakukan pembiaran. Kalau pun dilakukan penataan juga hanya begitu-begitu aja,” tandasnya.

Pantauan di lapangan, endapan lumpur yang mengental menjadi tanah hingga pendangkalan Sungai Kali Ciliwung ini dibiarkan Pemkot Jakpus.

Selain itu, keberadaan bantaran Sungai ini juga diwarnai kesemrawutan dengan menjamurnya lapak-lapak pedagang dan parkir liar di sepanjang Jalan Inspeksi Kramat Kembang IX.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi sudah mengimbau agar Camat dan Lurah melakukan langkah penertiban.

Menurutnya, keberadaan hunian liar di bantaran Sungai Kali Ciliwung kolong jembatan Jalan Raden Saleh tersebut harus secepatnya ditertibkan Camat dan Lurah sebelum bertambah menjamur.

“Saya tegaskan para Camat dan Lurah segera menertibkan keberadaan hunian liar tersebut, sebelum bertambah menjamur,” tandasnya.

Sementara Lurah Kwitang Sarimun ketika dikonfirmasi keberadaan lapak-lapak Pedagang dan parkir di sepanjang Jalan Inspeksi Kramat Kembang IX dikonfirmasi via telepon tidak menjawab.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top