Ibukota

4 Tahun Selalu Banjir, Warga Kartini Sampe Bosen Minta Perbaikan Saluran ke Pemkot Dicuekin Mulu

Penulis: Irvan S.

Ayonews, Jakarta

Empat tahun lamanya warga Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat mengusulkan perbaikan saluran air yang rusak dan mampet. Namun permintaan tersebut hasilnya selalu mentah.

“Sudah diusulkan setiap tahun, tapi petugas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat tidak mengakomodir. Padahal jika turun hujan pemukiman kami tergenang air. Sampe bosen ngingetinnya,” keluh Bambang (46) warga setempat, Jumat (12/06/2020).

Ketua RW 08 Achmad Maulana membenarkan banyak saluran air yang rusak dan kondisinya tersumbat karena banyak lumpur.

“Sudah diusulkan normalisasi saluran air yang mampet alias tidak mengalir di pemukiman warga RW 08 Kartini meliputi Jalan Kartini 8 Dalam, Jalan Gang Fajar 2, Gang Fajar 3, Gang fajar 1, Gang Fajar XI dekat pohon Asem dan Gang Fajar XII, Kartini. Namun hingga saat ini belum direspon,” paparnya.

Selain itu, tambah Achmad Maulana keberadaan saluran saat ini plat penutup saluran juga pada rusak.

“Warga Kartini berharap petugas SDA memperbaiki flat penutup saluran air karena banyak yang rusak. Terlebih saat ini cuaca tidak mendukung,” tandasnya.

Dari pantauan di lapangan pengerjaan betonisasi Jalan Kartini VIII tahun 2019 lalu terlihat lebih tinggi dari saluran air.

Di tempat terpisah, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Sawah Besar, Nanang Gusnadi ketika dikonfirmasi tentang saluran dimaksud belum dapat memberikan penjelasan.

Begitu juga Kepala Suku Dinas (Kasudin) SDA Jakarta Pusat, Syaiful ketika dihubungi melalui via telepon belum merespon.

Sedangkan, salah satu staf SDA Kecamatan Sawah Besar mengatakan, untuk normalisasi saluran membutuhkan material.

“Saat ini besi untuk plat penutup saluran sudah tidak ada lagi di Sudin,” ujarnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top