Nasional

Polemik Pemda & Masyarakat Tentang Pengurukan Danau Toba, Merusak Atau Memperbaiki?

Penulis: Maruli Siahaan

Ayonews, Danau Toba
Lahan milik negara berupa danau-danau di Lumban Silintong, Kota Balige, Kab.Toba Sumatera Utara rusak lantaran diuruk secara semena-mena tanpa izin dari pihak berwewenang.

Pengurus LSM-Toba Melawan asal Kota Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Frits Uliando S mengatakan, danau-danau yang dahulunya mirip kubangan air, ditumbuhi enceng gondok itu adalah lahan milik negara.

“Kini telah rata dengan tanah sebagaimana tampak dalam foto setelah diuruknya,” ungkap Frits.

Menurutnya, persoalan adanya pengurukan tersebut, telah beredar foto-fotonya. Bahkan sempat viral di media sosial lantaran ada spanduk bupati dan wakil bupati.

Saat dikonfirmasi Ayonews melalui pesan whatsapp, (2/6-2020), Kepala Dinas Pariwisata Kab.Toba, R.Sirait, belum bisa menjawab masalah ini lantaran baru pemulihan dari sakit paska operasi.

Sekda Kab.Toba Murphi Sitorus yang disinggung soal ini malah menanyakan balik.

“Kalau diamati keadaan di lapangan, mereka merusak atau memperbaiki Pak?
Saya pikir PemkabToba mendukung pihak yang berkenan untuk memperbaiki/menata pinggiran Danau Toba,” tandasnya.

Apalagi, lanjut Murphi, sesuai konfrensi pers Presiden Jokowi saat berkunjung ke Toba pada akhir Juli 2019, Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata prioritas.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi menekankan keseriusannya akan melakukan pembenahan Danau Toba.

“Pemerintah sedang menginventarisir berbagai permasalahan di sekitar Danau Toba. Pemerintah pun akan bertindak tegas kepada perusahaan yang merusak lingkungan, tegas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, dalam pengelolaan Danau Toba, masyarakat akan dilibatkan.

“Akan dilihat, mana yang bisa ditangani warga masyarakat, dan mana yang akan ditangani oleh investor,” kata Jokowi

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top