kesehatan

Alfi, Anak Sopir Angkot Menderita Kanker Rahang ini Butuh Bantuan Para Dermawan

Penulis: Syarif

Ayonews, Tangsel

Miris dan menyedihkan melihat kondisi Muhammad Boni Alfiano. Bocah berusia 7 tahun ini menderita kanker tulang rahang stadium tiga. Saban hari ia hanya bisa menangis menahan sakit dan terbaring di rumah kontrakannya Jalan H. Som RT 03/01, Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Saat Ayonews berkunjung ke rumahnya pada Kamis malam (28/05/2020), diketahui Alfi merupakan anak ketiga dari pasangan Boy Nalriska (39) dan Anita (37), asal kampung Babakan Girang RT 04/03 Desa Nayagati, Kecamatan Leuwi Damar Kabupaten Lebak – Banten.

Anita, ibunya berkisah, awalnya pihak keluarga berpikir sakit yang diderita anak kesayangannya karena demam panas dan sakit gigi biasa. Alfi sempat dibawa berobat ke klinik di kampung.

Namun, sakitnya tidak kunjung sembuh. Anita akhirnya berinisiatif untuk membawa ke RS Cipto Mangun Kusumo (RSCM) di Jakarta. Namun bukannya membaik, semakin lama pipi bagian kiri malahmembengkak dan mengeluarkan darah dari mulutnya dan tidak bisa makan.

Sampai di kemudian hari, Alfi kembali dirawat ke rumah sakit. Bahkan kali ini ia tak bisa minum susu melalui mulutnya. Hingga penggantinya susu lewat selang melalui lambung.

“Dengan modal kartu Indonesia sehat, demi anak saya bawa ke RSCM. Menurut dokter yang menangani, bahwa Alfi menderita kanker tulang rahang (radofmaysakoma) dan sempat dirawat. Karena musim Corona, anak saya dibawa pulang dan berobat jalan, “kata Anita

Anita mengaku tak tega melihat penderitaan anak ketiganya itu. Apalagi Alfi terus menangis berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Meski saat ini masih dalam penanganan RSCM dan tidak dikenakan biaya, tetap membutuhkan untuk kebutuhan sehari – hari.

“Sudah tiga bulan anak saya sakit, walaupun punya kartu Indonesia sehat karena ditanggung pemerintah. Untuk beli susu cukup mahal. Kami sangat berharap uluran tangan,” kata .

Ayah Alfi, Boy Nal Riska sehari-hari hanya bekerja sebagai sopir angkutan umum. Dengan kondisi Covid-19 ia sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga, bekerja sebagai buruh lepas.

“Kami sangat mengharapkan bantuan, dari pemerintah dan para donatur. Untuk biaya operasi anak kami yang saat ini tidak berdaya oleh penyakit yang dialami,” harapnya.

Bagi dermawan dan donatur yang ingin menyisihkan sebagian rejeki untuk kesembuhan Moch Boni Alfiano, dapat menghubungi langsung redaksi Ayonews. Com.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top