Ibukota

Warganya Semau Gue, 34 Tahun Dianaktirikan Pemprov DKI, Kawasan Dakota Raya Jadi Langganan Banjir

Ayonews, Jakarta

Baru satu jam diguyur hujan, wilayah Dakota Raya, Kebon Kosong, Kemayoran sudah kayak danau. Ya, kawasan Jalan Dakota Raya dan sekitarnya memang sering tergenang air lantaran banyak tali-tali air dan saluran yang tersumbat.

Tokoh masyarakat Kecamatan Kemayoran, Joko Sarjono membenarkan kalau kawasan Jalan Dakota Raya tersumbat seperti saluran di lingkungan pemukiman warga RW 07 hingga RW 09.

“Kalau hujan deras kawasan Jalan Dakota Raya sudah menjadi langganan genangan air. Karena tali-tali air di kanstin bantaran bibir Sungai Kali Sentiong tersumbat,” ungkap Joko, Rabu (20/05/2020).

Tersumbatnya Fasilitas Umum (Fasum) ini, tambah Joko karena ulah dari warga yang cara berpikirnya semau gue dan tidak peduli dengan lingkungan seperti menutup saluran air tumpukan dengan barang rongsokan.

“Ke depan warga Kebon Kosong berharap, setelah pandemi Covid 19. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dapat menertibkan lapak-lapak pedagang serta menormalisasi saluran air dan perbaikan jalan rusak. Seperti jalan MHT DKI Jakarta yang bukan aset Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK). Hal tersebut karena telah dibuatkan surat pernyataan dari PPKK yang ditujukan kepada Gubernur Provinsi DKI maupun Dinas terkait,” terang Joko.

Dijelaskan Joko, warga Kebon Kosong selama ini menjadi anak tiri. Apalagi selama 34 tahun tidak pernah menikmati kue pembangunan.

Warga Kebon Kosong berharap Gubernur Provinsi DKI Jakarta tidak tutup mata dan telinga. Seharusnya, memperhatikan wilayah Kebon Kosong yang merupakan bagian dari wilayah Jakarta Pusat.

Apalagi, lanjutnya, di Kebon Kosong ini banyak aset Pemprov DKI yang diterlantarkan seperti, sekolah, kantor Kelurahan, gedung Puskesmas, Panti Krida yang jalan dan saluran air rusak dan tidak pernah disentuh,” tandasnya.

Sementara, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kemayoran, Supriyadi akan segera menindaklanjuti genangan air yang sering terjadi di kawasan Dakota Raya itu.

“Untuk genangan air itu, siap kita TL. Nanti biar team kami yang bekerja walaupun, tali-tali air tupoksi nya Bina Marga (BM),” singkatnya melalui via telepon.

Penulis: Irvan S.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top