Hukum

Viral Surat Pemuda Pancasila Minta THR, Ketua MPW: Hanya Ajakan Berbagi, Polisi: Jika Ada Unsur Pemerasan, Proses Secara Tegas

Ayonews, Medan

Postingan di salah satu akun media sosial tentang surat permintaan tunjangan hari raya (THR) dari pengurus ranting Pemuda Pancasila di Sunggal ke sebuah toko sepatu menjadi viral.

Dalam posting-an itu, terlihat ada surat dengan logo PP di bagian atas. Surat bernomor 034 / Q2 / RTG-PP / PM / V / 2020 tertanggal 4 Mei 2020 itu juga berisi tulisan ‘Mohon Bantuan (THR)’ di bagian hal surat.

Terlihat juga tulisan ‘Toko Sepatu’ sebagai tujuan permintaan THR. Surat tersebut diteken oleh Sekretaris, Julham Efendi, dan Ketua, Riki Akbar. Terlihat ada stempel berlogo PP di surat tersebut.

Dalam surat itu tertanda Pimpinan Ranting PP Desa Puji Mulio, Sunggal, memohon bantuan (THR) kepada pengusaha meminta Hari Raya Idulfitri 1441 H. “NB: Sirup Kurnia 5 lusin,” tulis di surat itu.

Polisi menyatakan akan mengumumkan hal tersebut. Polisi yang meminta pembuat surat harus mengeluarkan hukum jika tidak ada yang terkait dengan surat yang meminta THR itu.

“Jika ditemukan paksaan yang tidak meyakinkan dan tantangan fisik serta psikis yang memenuhi pasal-pasal pengadilan seperti (Pasal) 368 KUHP maka akan kami proses penegakan hukum secara tegas,” Kapolrestabes Medan, Kombes Johnny Eddizon Isir.

Sementara itu, Ketua MPW Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara, Kodrat Shah, sudah mengecek soal viralnya surat permintaan THR itu. Dia pun membenarkan bahwa surat itu dibuat oleh pengurus PP.

“Setelah menerima kepada pemilik toko sepatu, hal ini benar-benar ada surat,” kata Kodrat Shah, Kamis (14/5/2020).

Dia mengatakan, tak ada yang paksaan atau pemerasan yang dilakukan anggotanya.

Menurutnya, surat tersebut merupakan ajakan untuk saling berbagi ke masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Tidak ada yang paksaan atau pemerasan. Hanya mengajak untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak COVID-19,” ucapnya.

Kodrat Shah juga mengatakan, pemilik toko sepatu yang meminta izin terlebih dahulu di media ini harus viral untuk meminta maaf.

“Secara resmi pemilik sepatu akan membuat permintaan maaf kepada Pemuda Pancasila,” ujar Kodrat Shah.

Penulis: Ekho Budi

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top