Ibukota

Ngaku “Dibekingi” Media Besar, Pengembang Melanggar Aturan ini Bikin Walikota Jaksel Tak Berkutik  

Ayonews, Jakarta

Keberadaan bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan semakin hari semakin menjadi-jadi. Larangan beraktivitas di luar seperti yang disuarakan Gubernur DKI Jakarta sesuai aturan PSBB sama sekali tidak diindahkan.

Camat Jagakarsa, Alamsyah setiap kali dikonfirmasi seputar banyaknya bangunan melanggar di wilayahnya yang masih terus bekerja hingga saat ini, yang bersangkutan terkesan masa bodo.

Sikap cuek yang dipertontonkan camat ini dimamfaatkan beberapa pengembang untuk membangun walau tidak sesuai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan melanggar aturan PSBB.

Sikap cuek juga diperlihatkan Wakil Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tersebut hanya membaca pesan konfirmasi WA Ayonews tanpa membalas. Mereka terkesan tak berkutik dengan banyaknya bangunan melanggar izin karena para pengembang pelanggar itu mengaku “dibekingi” media besar.

Di lain pihak, salah seorang pengembang yang dikonfirmasi terkait keberadaan bangunan yang saat ini sedang dikerjakannya namun berada persis di bibir kali mengaku dari sebuah media besar.

“Kenalkan saya pak Jefry dari Ko*p*s. Saya mau jelaskan bahwa lahan untuk Kecapi Anda bisa lihat di KRK site plane terpampang di bangunan,” ujarnya.

Menanggapi maraknya keberadaan bangunan melanggar di Kecamatan Jagakarsa, Ketua Umum Investigasi Fakta Hukum, Jenry S kepada Ayonews mengungkapkan, bahwa hal tersebut terjadi akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan pihak pemangku jabatan di Pemkot Administrasi Jakarta Selatan.

“Maraknya bangunan di Jagakarsa akibat ketidakmampuan camat, irbanko, wakil walikota dan walikota. Jika mereka mampu sebagai pemimpin, pasti kejadiannya tidak seperti sekarang ini,” ujarnya.

Disampaikan Jenry, sudah sepatutnya Gubernur Anis melakukan evaluasi terhadap pejabat-pejabat yang tidak memiliki etos kerja di Pemkot Jaksel, khususnya di masa pandemi Corona ini.

“Sesuai aturan PSBB, apa yang disampaikan Anis itu jelas. Artinya, Camat Jagakarsa, Wakil Walikota Jaksel tidak mengindahkan perintah atasannya tersebut, dan faktanya masih banyak melakukan aktivitas membangun di wilayahnya. Untuk apa mereka itu dipertahankan?” ungkapnya.

Terkait adanya pengembang yang bermaksud ‘menggertak’ wartawan dengan mengaku-ngaku “dibekingi” Ko*pas, Jenry menyebut untuk dilakukan pengusutan.

“Ini harus diusut tuntas. Media sebesar itu jelas paham aturan. Tidak ada yang membangun dipinggir kali, karena mengerti aturan. Kita akan laporkan masalah ini ke Dewan Pers dan ke media terkait untuk dilakukan pengusutan,” jelasnya. (Anggiat Sitanggang)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top