Ibukota

Antisipasi Kebakaran, Petugas Gulkarmat Jakpus Keliling Perkampungan Naik Motor Sambil Bunyikan Sirine & Teriak Pake Toa

Ayonews, Jakarta

Kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Pusat selama tahun 2020 menurun. Dari data yang dihimpun dari Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, sepanjang Januari hingga akhir April 2020 tercatat terjadi 58 kasus kebakaran.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan kasus kebakaran pada tahun 2019 dengan periode bulan Januari hingga April 2019 sekitar 83 kejadian.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal saat dihubungi melalui telpon genggamnya, Rabu sore (06/05/2020), menyatakan, untuk pemicu penyebab kebakaran diakibatkan dari arus pendek konsleting listrik 45 kejadian,   kebocoran kompor gas empat kejadian, kemudian lilin tiga kejadian dan pembakaran sampah satu kejadian, puntung rokok satu, dan lain-lain empat kejadian.

“Dari seluruh penanganan kejadian kebakaran yang diakibatkan arus pendek, diduga karena penyambungan kabel yang kurang benar, kabelnya tidak sesuai SNI, kabel sudah terlalu lama dan banyaknya tumpukan stop kontak,” paparnya.

Menurut Asril, menurunnya kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Pusat dikarenakan kesadaran warga masyarakat semakin meningkat akan langkah pencegahan serta pemadaman apabila terjadi kebakaran di sekitar lingkungannya.

Meski begitu, sambung Asril dengan adanya wabah Covid-19 dan sesuai Intruksi Kadis Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, pihaknya setiap hari menerjunkan petugas Gulkarmat dari sektor masing-masing kecamatan untuk melaksanakan sosialisasi dengan menggunakan sepeda motor.

“Biasanya kegiatan sosialisasi di gelar mulai pukul 16.00 Wib hingga pukul 17.00 WIB dengan berkeliling ke permukiman warga masyarakat untuk mengingatkan melalui imbauan agar tidak meninggalkan kompor saat menyala serta menggunakan peralatan listrik sesuai dengan standar (SNI),” tandasnya. (Irvan)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top