Ibukota

Kisah 2 Janda Terusir dari Kontrakan jadi Tukang Parkir & Tidur Menggelandang di Pinggir Jalan Selama PSBB

 

Ayonews, Jakarta
Menjalani puasa di masa PSBB begitu terasa sangat berat. Berbagai cara dilakukan masyarakat miskin untuk bertahan hidup.

Rasa takut akan penyebaran virus Covid 19 atau biasa disebut Corona membuat banyak orang yang menggantungkan penghasilannya dari pekerjaan informal mencari rejeki dengan berbagai cara.

Leni (33), seorang janda menuturkan sebelum PSBB di berlakukan dia bekerja di ITC Cempaka Mas.

Tapi semenjak PSBB dia sudah dirumahkan oleh pemilik usaha dan tidak digaji. Untuk bisa menghidupi kebutuhan sehari-hari, ibu 5 anak ini terpaksa jadi tukang parkir di sekitaran Danau Sunter.

“Tetap aja sepi pengunjung. Tapi namanya rejeki ada aja. Makan sih masih ketemu dari hasil parkir,” ujarnya.

Leni dan anak-anaknya tinggal di bangunan tanah kosong sekitaran Sunter Jaya. Selama PSBB Leni menjelaskan belum pernah dapat bantuan dari RT atau RW setempat. Padahal dia ber KTP wilayah Sunter Jaya.

Leni mengungkapkan dia tidak takut Virus Covid 19 (Corona) atau sepinya suasana malam karena ancaman penjahat yang berkeliaran. Leni cuma takut kalau anaknya kelaparan karena tidak bisa mencari uang untuk makan.

Begitu pula yang di ungkapkan Yuli (39) seorang Ibu 2 anak yang sudah bercerai dengan suaminya beberapa tahun silam. Selama ini Yuli jadi juru parkir di sekitaran Stasiun Senen.

Selama penerapan PSB, kehidupanya semakin berat. Buat sehari-hari nya Yuli hanya mendapatkan uang Rp 40rb untuk bertahan hidup bersama 2 orang anaknya.

Yuli juga sudah tidak sanggup lagi untuk ngontrak rumah petak. Kini Yuli tidur di lapaknya atau pos yang ada di sekitaran Senen.

Perjuangan ibu-ibu ini sangat luar biasa. Keduanya tetap semangat di masa sulit ini untuk berjuang bertahan hidup. Leni & Yuli sangat berharap untuk bisa dapat bantuan dari pemerintah atau para dermawan untuk mengurangi beban hidup mereka.(Andre / Aldi)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top