Ibukota

Kesel Banyak Kerumunan Warga, Lurah Teriak-teriak Pake Toa Usir Pedagang Takjil Langgar PSBB

Ayonews, Jakarta

Pedagang takjil di kawasan Kemayoran digebah aparat Kelurahan Kemayoran.
Urusan mengusir pedagang takjil dadakan ini atas perintah Walikota Jakarta Pusat, H. Bayu Meghantara.

Tujuannya agar tidak memicu kerumanan massa. Sekaligus mensosialisasikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), physical distancing, pemakain masker saat berada di luar rumah serta cuci tangan setiap saat dengan sabun.

Lurah Kemayoran, Rahmat Fadjar menerangkan, pihaknya hari ini melaksanakan perintah pimpinan untuk mengusir pedagang takjil supaya tidak seenaknya berdagang di bahu jalan.

Menurutnya, warga dipersiapkan membeli takjil dengan antrian menjaga jarak aman sekitar dua meter.

“Kami imbau pedagang takjil agar tidak mengundang kerumunan di jalan yang memicu kemacetan arus lalu lintas,” teriak Fadjar, Selasa (05/05/2020).

Sementara, Sekretaris Kelurahan Kemayoran, Fitria Sari usai memimpin kegiatan tersebut menambahkan, ada empat titik lokasi pedagang takjil yang disisir antara lain,
Jalan Kepu Timur Raya, Gardu Asem, Ketapang dan Jalan Kemayoran Gempol.

“Ada delapan personil yang dilibatkan dalam kegiatan ini antara lain, tiga pilar, Satpol PP dan pegawai kelurahan,” ucap Fitria didampingi Kasatpol PP, Yusran. (Irvan. S)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top