Ibukota

Banyak Tiang Reklame Liar di Kemayoran & Senen, Satpol PP Terkesan Cuek Aja

Ayonews, Jakarta
Reklame tak berizin di wilayah Jakarta Pusat dibiarkan bertengger dan berdiri tegak.

Selain itu, itu bertebaran pula reklame percetakan pembohong di wilayah Kemayoran dan Senen, Jakarta Pusat. Ironisnya, UPPRD dan Satpol PP terkesan diterima alias cuek aja.

Tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi mengkritik kinerja Satpol PP yang kian hari kian melempem.

“Banyak yang tidak berizin. Tapi Satpol PP Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan pembongkaran. Ada apa ini?” tanyanya, Sabtu (2/5/2020).

Menurutnya, di wilayah Jakarta Pusat, banyak pemilik percetakan nakal di wilayah Kemayoran, Kebon Kosong, Utan Panjang dan Bungur. Reklame gede-gede permanen tanpa stiker dan tutup dari pajak.

“Keberadaan percetakan ini sesuai peraturan perundang-undangannya juga perlu dipertanyakan. Seluruh pembohong reklame ini harus ditertibkan, jangan ada pilihan tebang pilih,” tegasnya.

Seharusnya, lanjut Budi, Satpol PP tidak perlu menunggu dikomplain terkait masalah reklame tidak berizin.

“Seharusnya memang seluruh tiang tumbuh tidak berizin itu ditebang. Jangan dibiarkan berdiri tegak sampai sekarang,” tandasnya.

Sebelumnya, petugas Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) mengutip Kecamatan Kemayoran, Lokasi Titik Bangunan Berupa Reklame (LTBBR) yang terdiri dari tiang reklame tumbuh penindakannya merupakan otoritas petugas Satpol PP.

“Seharusnya dibongkar reklame tiang yang tumbuh itu karena sudah ada aturan hanya videotron yang menempel di gedung yang diberlakukan,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin saat dikonfirmasi soal reklame tidak berizin melalui telepon genggamnya, bungkam. (Irvan S)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top