Ibukota

Hadeeuh…Ikut-ikutan Kena Dampak Covid-19, Camat & Lurah Se-Jakpus Kerjanya Jadi Malas-malasan

Ayonews, Jakarta

Pandemi Covid-19 bukan hanya warga masyarakat yang terdampak. Tapi juga membuat kinerja para Camat dan Lurah di Jakarta Pusat semakin melorot.

Ditambah lagi, selama bulan suci Ramadhan Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ini pulang kantor lebih cepat pada pukul 14.00 WIB.

“Kantor kecamatan dan kelurahan sekarang ini sangat sepi sekali. Padahal kegiatan bulan Ramadhan dibutuhkan pengawasan dari aparat kelurahan seperti maraknya pedagang takjil. Masa pejabatnya pulang jam 14.00 Wib tepat,” tegas Budi, tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Rabu (29/04/2020).

Sebagai pamong di wilayah itu, kata dia seharusnya mereka tetap berada di wilayah terlebih saat ini ada pandemi Covid 19.

“Bisa dihitung dengan jari pejabat yang kerja melaksanakan tugas Chek Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke dua hingga 22 Mei 2020 mendatang. Kinerja para Camat dan Lurah ini harus dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak),” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menegaskan, akan menegur para Camat dan Lurah.

“Nanti, akan saya tegur memang selama Ramadhan jam kerja pulang nya jam 14 00 Wib. Tetapi harus lihat situasi nya,” singkatnya melalui via telepon.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menetapkan jadwal dan jam kerja untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Ramadan 1441 Hijriah ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah. Dalam Surat Edaran nomor: 51 tahun 2020, pelaksanaan tugas kedinasan pada Ramadhan 1441 Hijriah, baik di kantor maupun rumah (Work From Home) perlu disesuaikan jam kerjanya selama masa WFH bagi PNS diperpanjang.

Antara lain, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan 5 hari kerja Senin-Kamis jam kerja pukul 08.00-15.00 Wib. Untuk waktu istirahat jam 12.00-12.30 Wib. Hari Jumat jam kerja 08.00-15.30 Wib. Untuk waktu istirahat jam 11.30-12.30 Wib.

Sedangkan, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan kerja 6 hari kerja hari Senin-Kamis dan Sabtu jam kerja 08.00-14.00 Wib. Untuk waktu istirahat jam 12.00-12.30 Wib. Hari Jumat jam kerja 08.00-14.30 Wib. Untuk waktu istirahat jam 11. 30-12.30 Wib.

Adapun jam kerja efektif instansi pemerintah pusat dan daerah melaksanakan 5 atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan, minimal 32,5 jam per minggu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpanan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irinato Napitupulu menyinggung soal WFH agar di evaluasi. Ia pun sangat setuju sekali jika kebijakan untuk ASN Pemprov DKI Jakarta bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) dievaluasi.

Karena yang menjadi pertanyaan tambah Victor, apakah ASN ini benar-benar bekerja atau tidur di rumah.

“Setuju sekali jika WFH tersebut dievaluasi karena tidak efektif untuk ASN bekerja di rumah. Terlebih untuk petugas di lapangan karena banyak yang harus di pantau,” tandasnya. (Irvan S)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top