Ibukota

Dikuasai PKL, Jembatan H. Ung Yang Melegenda Kini Kumuh & Semrawut

Ayonews, Jakarta

Jembatan H. Ung, Kemayoran, Jakarta Pusat yang melegenda menjadi kumuh dan semrawut. Pasalnya, kawasan itu kini dikuasai lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).

Keberadaan para pedagang tersebut menggantikan estetika kota yang tidak bisa dilihat mata. Selain itu, melibatkan PKL yang menggelar lapak semaunya ini juga merusak sejumlah tanaman penghijauan, peralatan PKL yang disetujui di atas pot penghijauan.

“Pot penghijauan yang sudah ditata rapih jadi rusak karena pedagang melihat peralatannya di atas pot penghijauan itu. Tanaman penghijauan jadi rusak,” keluh salah satu warga kecamatan Kemayoran, Rabu (29/4/2020).

Sejauh ini, para pembohong PKL ini setiap hari bebas berdagang karena pembiaran dari pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat.

“Sudah meminjamkan pot penghijauan di jembatan H. Ung itu, tapi pedagangnya yang membuat daerah itu jadi kumuh dan semrawut,” ucap salah satu petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan Kehutanan Kecamatan Kemayoran.

Jembatan H. Ung yang memuat dua wilayah antara Utan Panjang dan Kebon Kosong ini diperlukan untuk membuat otoritas di dua wilayah ini tidak berdaya melakukan upaya penertiban sebaliknya meminta PKL pembohong beranak pinang.

Saat memanggil Lurah Utan Panjang dan Lurah Kebon Kosong, kedua pejabat di wilayah ini enggan memberikan komentar terkait PKL pembohong tersebut. (Irvan. S)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top