Megapolitan

PSBB Bikin Urusan Perut Jadi Rawan, KOREM 052 Bangun Dapur Umum Buat Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Ayonews, Tangerang Selatan 

Ssbagai upaya memenuhi kebutuhan makan masyarakat terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aksi Cepat Tanggap Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipelopori Komandan KOREM 052 Wijayakrama Kolonel inf Tri Budi Utomo bersama jajaran Kodim 0506 Tangerang, menyediakan dapur umum.

Bertempat di halaman kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangeran Selatan (Tangsel) dapur umum tersebut didirikan sebagai upaya TNI mengatasi kesulitan masyarakat dan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo serta segenap jajaran pemerintah baik di pusat maupun di daerah.

“Kita mendayagunakan seluruh kekuatan dan upaya penanganan Covid-19, baik di bidang kesehatan maupun dampak sosial dan ekonomi yang timbul,” jelas Tri Budi Utomo, Selasa (21/04/2020).

Menurutnya, dapur umum ini didirikan untuk mengamankan jaring pengaman sosial agar masyarakat tidak kelaparan.

“Ini sebagai pelaksanaan dari instruksi presiden dan menjadi penekanan khusus bagi Panglima TNI dan Kapolri yang segera memerintahkan jajarannya masing-masing untuk bahu-membahu membantu mengatasi kesulitan di masyarakat, “kata Tri Budi,

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0506 Tangerang Kolonel Inf Wisnu Kurniawan berharap, dapur umum yang telah didirikan dapat membantu memenuhi kebutuhan makan masyarakat yang terdampak akibat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Karena masalah perut sangat rawan. Orang bila lapar tidak akan bisa berpikir secara logis. Bila lapar berkepanjangan, berpotensi akan menimbulkan kesempatan untuk melakukan tindak pidana,” ujarnya.

Dijelaskan Komandan Koramil 07 Pondok Aren Kapten Inf Dahlan, keberadaan dapur umum ini guna memasak makanan yang akan dibagikan kepada masyarakat, terutama kepada para pemulung yang berada di kelurahan Jurang Mangu Barat dan kelurahan Jurang Mangu Timur

“Berdasar data, sekitar 500 jiwa dari 173 Kepala keluarga yang bermukim di kampung pemulung akan diberikan nasi bungkus 3 kali dalam sehari. Sejak adanya Virus Corona ini para pemulung penghasilanya mulai berkurang, karena tidak boleh masuk, “kata Dahlan

Sementara itu, Camat Pondok Aren Makum Sagita mengatakan, dibukanya dapur umum ini merupakan bentuk sinegritas kepedulian TNI-Polri dan Pemkot Kota Tangsel untuk membantu meringankan beban masyarakat.(Syarif)

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top