Nasional

Order Jarang, Tabungan Habis, Kontrakan Nunggak, Cicilan Banyak, Ojol Udah Pada Megap-megap

Ayonews, Jakarta

Dengan mewabahnya virus Corona atau pendemic Covid-19 berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Terutama yang bergerak di sektor ekonomi informal atau mereka yang mengandalkan pendapatan harian.

Para pekerja harian ini seperti sopir angkot, ojek online, sopir taksi, ojek pangkalan, pedagang kaki lima dan lain sebagainya.

Bahkan, dengan kebijakan yang dikeluarkan Kemenkes No 9/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan semakin terhimpitnya pendapatan mereka.

Ojek online misalnya, dengan dikeluarkannya peraturan Gubernur No 33/2020, driver ojol dilarang untuk mengangkut penumpang. Mereka hanya boleh mengangkut barang atau mengantar makanan.

Di Jakarta, para driver ojek online (ojol) benar-benar merasakan dampak PSBB ini sangat berpengaruh besar pada pendapatan sehari-hari mereka.

Seperti yang dialami driver ojol Nurjaya ( 39). Driver yang sudah menggeluti profesinya sejak tahun 2016 silam ini mengaku penghasilannya turun drastis.

“Sebelum diberlakukannya PSBB penghasilan saya satu hari bisa mencapai Rp.150 sampai Rp 200 ribu. Tapi sejak diberlakukannya PSBB, penghasilan menurun drastis. Satu hari paling banyak bawa pulang duit 50 ribu. Buat nutupin sendiri aja kurang, gimana buat keluarga. Banyak teman malah zonk alias kosong orderan berhari-hari,” ujar driver yang saban hari ngebasecamp di Jl Mangga Besar Raya, Selasa,l (21/4/2020), sekitar pukul 15.40 WIB.

Nurjaya tak menampik bahwa upaya pemerintah menerapkan PSBB sudah cukup baik untuk mengantisipasi semakin menyebarnya wabah covid-19.

“Tapi pikirin juga donk nasib kami. Hidup udah megap-megap gini. Tabungan mulai menipis, belom lagi bayar kontrakan, cicilan motor, cicilan kulkas. Banyak utang dah. Dengan orderan anyeb begini, gimana bisa menghidupi keluarga bulan-bulan ke depan,” paparnya.

Menurut Nurjaya, nasib yang sama juga dirasakan pekerja dengan mengandalkan penghasilan harian lainnya.

“Memang bukan ojol aja yang terdampak. Semua pekerja dengan penghasilan harian ikut susah. Saya sih pasrah aja sama Yang Maha Kuasa. Tiap hari berdoa semoga wabah ini segera berakhir,” tutupnya.(Imran/ WRC)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top