Korupsi

Banyak yang Janggal, Pembangunan 3 RPTRA di Jakut Diduga Dikorupsi

Jakarta, Ayonews
Pada tahun anggaran 2019 yang lalu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengalokasikan anggaran puluhan miliar untuk pembangunan beberapa titik lokasi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)

Dari pantauan Ayonews terkait pembangunan beberapa titik RPTRA di wilayah Jakarta Utara diduga dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan, sepeti RPTRA Rorotan Indah, RPTRA Sundiro dan RPTRA Pancarona.

Dari hasil investigasi lapangan yang dilakukan terhadap ketiga titik lokasi RPTRA tersebut dtemukan berbagai kejanggalan dan keganjilan yang mengarah adanya dugaan tindakan korupsi.

Seperti halnya di RPTRA Rorotan Indah, sisa sampah hasil pekerjaan tidak diangkut, lapangan futsal sudah mengalami keretakan, pagar tidak rata, kawat pembatas lapangan Futsal tidak pabrikasi dan kran air tidak sesuai spek.

Sementara itu, kasus yang hampir sama juga ditemukan di RPTRA Sundiro. Di lokasi ini pekerjaan proyek tidak selesai, banyak item tidak dipasang, pagar sudah hampir roboh, sisa proyek tidak diangkat dan kawat pembatas Futsal tidak pabrikasi.

Begitu juga di lokasi RPTRA Pancasona. Permasalahan hampir sama juga ditemukan di lokasi ini.

Terkait adanya temuan-temuan lapangan ini, Kasudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Ir. Chairul Lantip, MSE yang dikonfirmasi memilih bungkam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKP DKI Jakarta, Sarjoko juga tidak bersedia memberikan komentar ketika dikonfirmasi.

Adanya temuan lapangan terkait pelaksanaan pembangunan RPTRA di wilayah Jakarta Utara tersebut, Ketua Umum Infestigasi Fakta Hukum (Infakum), Jenri yang dimintai komentarnya mengatakan, bahwa Inspektorat DKI harus turun tangan mengusut kasus tersebut.

“Inspektorat harus segera turun tangan mengusut permasalahan tersebut. Karena ini menyangkut masalah uang rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Jenri juga meminta adanya tindakan tegas terhadap rekanan yang mengerjakan proyek. “Berikan sanksi berat kepada pemborong jika terbukti melanggar sebagai efek jera,” tuturnya. (Anggiat)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top