Nasional

Bila Warga Tak Taat PSBB, Bisa-bisa Virus Corona Makin Menggila

Ayonews, Tangerang Kabupaten

Melalui teleconfrence, Bupati Kabupaten Tangerang Zaki Iskandar mengumumkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk otoritasnya dimulai 18 April pukul 00. WIB.

Kebijakan PSBB perlu segera dilaksanakan untuk Kabupaten Tangerang karena dinilai wabah corona semakin meluas di kawasan penyangga Ibu Kota Negara.

Kepala Desa  Saga  Sarnata dan jajarannya didampingi  Agus,  pejabat  Binamas Polsek Balaraja, Erwin pejabat Babinsa Kecamatan Balaja  melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa tersebut terkait pemberlakuan PSBB.

Kepala desa tentu menjadi ujung tombak pengawasan di samping pejabat RT/RW pada lingkup pemerintahan yang dekat dengan masyarakat. Sinergitas antara Kades,  kepolisian demikian TNI,  tokoh masyarakat setempat merupakan bagian tak terpisahkan untuk mencapai sasaran memutus rantai penyebaran virus asal Wuhan, China itu.

Sinergitas yang lebih luas tentunya tergantung ketaatan setiap warga, untuk sungguh-sungguh melaksanakan PSBB.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto mengajak masyarakat untuk bijak memilah informasi agar tidak terjerumus ke dalam hal yang keliru mengenai virus corona.

Informasi yang tidak benar hanya akan menambah beban pikiran masyarakat di tengah pandemi, belum lagi risiko kesehatan dan dampak wabah penyakit ini terhadap kehidupan sosial ekonomi sudah cukup berat.

“Oleh karena itu, mari pastikan kita tidak perlu lagi menambah beban psikologis kita dengan berita-berita dan informasi yang tidak benar, tidak bisa dipertanggungjawabkan terkait COVID-19,” ujar Yuri dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (17/4).(M Irsyad/WRC)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top