Ibukota

Bantu Ringankan Korban Corona, IAC-19 Bikin Program Makan Siang Buat 1000 Sopir

Ayonews, Jakarta

Upaya pemerintah dalam mentransfer jumlah virus corona dengan menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) atau istilah bekennya #stayathome #dirumahsaja berefek negatif untuk masyarakat yang bermigrasi ke bawah.

Dengan memutar berdiam diri di rumah tangga yang menyebabkan roda ekonomi masyarakat mandek. Untuk pekerja harian. Seperti pengemudi bus, sopir taksi, angkot dan bajaj.

“Dari data yang kami butuhkan, di wilayah DKI Jakarta ada sekitar 40 ribu pengemudi angkutan umum yang terdampak oleh virus pandemik corona,” kata Ketua Tim Komunitas Relawan Gugus Tugas (IAC-19), Agnes Lourda Hutagalung Budidharma di Jakarta, Jumat (17 / 4/2020).

Sebagai upaya meringankan beban mereka yang terdampak PSBB, lanjut Lourda, pihaknya membuat program makan siang buat para pekerja yang terkait dengan percakapan sehari-hari.

“Hari ini kami membagikan 1.000 kotak makanan untuk para sopir taksi, bus, angkot dan bajaj. Bantuan ini berasal dari Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (BNPB),” jelas Lourda kompilasi via zoom asal usul dari 1.000 kotak makanan tersebut .

IAC-19 yang mewakili bidang Komunitas di Relawan Gugus Tugas, sambungnya, tentu saja bertanggung jawab untuk menyalurkan bantuan hingga ke target yang membutuhkan.

Di dalam IAC-19 sendiri terhimpun 35 komunitas. Salah satu tugas relawan komunitas adalah pendistribusian 1.000 kotak makanan hari ini.

Hubert Marpaung sekretaris IAC-19 menyatakan, 1.000 kotak makanan ini didistribusikan di 4 lokasi terminal angkutan umum di DKI – Jakarta, antara lain Terminal Blok M, Senen, Kampung Rambutan dan Kalideras.

Menurut Hubert, distribusi di lapangan dibantu oleh teman-teman komunitas lainnya. Yakni, dari KAB (Aan Mulyana), WRC Indonesia (Idham Kurniawan), KM YAI (Decky) dan BPPRI (Ida Rosa).

“Kita mulai dari jam 11.00 – 13.00 siang tadi,” katanya.

Hubert juga mengatakan bahwa IAC-19 berharap bantuan dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu selama 3 bulan dari bulan April hingga Juni untuk para pengemudi angkutan umum agar mereka bisa ikut berdiam diri di rumah.

“Semoga bisa segera terealisasi, jadi saudara-saudara kita bisa diajak untuk #dirumahaja dan ikut membantu memutuskan mata rantai menyebarkan virus corona,” tutupnya. (Tim WRC Indonesia)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top