Hukum & Kriminal

Tahun Lalu Bocah ini Diculik Sopir Angkot, Minggu Kemarin Ada Foto Cabul di HP-nya, Ditemani LPAI & Komunitas Ojol Sang Ibu Lapor Polisi

Ayonews, Jakarta Utara

Berawal dari kejadian bulan juli 2019 lalu. Kisah pilu yang dihadiri orangtua tunggal, disebut saja SH (39). Ia sangat terpukul memahami salah satu berlalu, sebut saja Boy (14), menghilang. Ada dua bulan pulang tak pulang ke rumah.

Sebagai ibu, tentu saja ia sangat tersayang putranya tak lagi berada di sampingnya. Dibantu sebuah komunitas ojek online, SH melaporkan kejadian itu ke Polresta Tangerang Kota. Seperti biasa, laporan tinggal laporan.

Kata orang jika sudah melaporkan ke polisi, hasil tetap saja NATO alias Tidak Ada Tindakan Hanya Bicara alias terima laporan doang, tindakan tak ada. Akhirnya, mengajak komunitas ojek online (Ojol), SH mencari kambing ke mana-mana.

Pencarian pun membuahkan hasil. Boy ditemukan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelaku juga berada di tempat itu. Komunitas ojol membawakan dan menyanyikan bocah ke rumah kakak korban di daerah Tajur, Pinang, Tangerang Kota.

Pelaku mengajak damai. SH pun menerima permintaan tersebut. Baginya yang terpenting bernyanyi kembali ke pangkuannya.

Di atas kertas bermaterai dan disaksikan kakaknya, pengacara membuat klaim untuk tidak lagi mengulangi tindakannya dengan membawa kabur dan tidak akan lagi lolos korban.

Namun sejak kejadian itu, perubahan total dialami Boy. Betapa tidak, berubah yang dulu dikenal sebagai pendiam, rajin shalat dan sekolah berubah 180 derajat. Tingkahnya tak lagi seperti remaja normal seusianya.

Hingga, minggu pekan kemarin, sang ibu mendapati ada yang janggal dalam pesan whatsapp di hape Boy. Ada percakapan antara Boy dan seseorang. Selidik punya selidik, ternyata sang anak ngobrol dengan protes yang dulu menculiknya.

Kegeraman SH tak terbendung. Ia mengambil hape dari Boy. Lalu minta tolong kawan untuk mengetahui lebih jauh isi hape tersebut.

Dengan cara menjebol alamat email anak tersebut, muncullah foto-foto mesra dan video mesum antara Boy dan aktor. Ternyata sang anak menjadi korban seks.

Kali ini bersama Komunitas Unit Ojol Lingkar Badai (ULB) yang diketuai Nico yang bersekretariat di wilayah Jakarta Pusat dan Fauziyah dari LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) melaporkan seksi ini ke Polres Metro Jakarta Utara, Senin (14/4/2020).

Nico menggerakkan seluruh anggota komunitas menemani SH dan LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) dari persetujuan hingga visum di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

“Terharu saya melihat mereka mau membantu saya. Dalam perjalanan menuju Polres, hujan deras, angin kencang, tidak lagi mereka perbaiki demi kebahagiaan. Saat ini kami semua naik motor saling berboncengan,” kata SH.

Selain itu, lanjutnya, FauzIah dari LPAI sangat membantu dalam menjawab beberapa pertanyaan humanis untuk memaparkan seluruh kejadian yang dialaminya.

“Kerja keras mereka tanpa pamrih. Semuanya demi kebaikan,” cetus SH dengan mata berkaca-kaca.

Proses pelaporan dengan no LPB / 282 / K / IV / 2020 / PMJ / RESJU * tanggal 14 April 2020 pun berjalan dengan lancar. Jajaran kepolisian Polres Jakarta Utara mempermudah proses pelaporan ini dan menjanjikan akan segera memprosesnya.

“Tidak berbelit-belit. Saya merasa nyaman saat bagian SPKT & PPA juga memverbal saya. Terima kasih buat semua yang sudah mau bantu,” pungkas SH. (Aldi / WRC)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Most Popular

To Top